News

Kronologis Keributan Antar Penumpang Dalam Pesawat Garuda


Kronologis Keributan Antar Penumpang Dalam Pesawat Garuda
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra saat wawancara eksklusif oleh Akurat.co di area perkantoran Gedung Garuda City Center, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (11/8/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan perdebatan antar penumpang dalam penerbangan GA 643 rute Gorontalo - Makassar - Jakarta  pada Rabu (12/8/2020) dipicu ketidakdisiplinan seorang penumpang.

Irman menceritakan, salah satu penumpang di kelas bisnis kedapatan menggunakan telepon genggam ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakuan refueling sewaktu transit di Makassar. Pasahal, sesuai aturan keselamatan penerbangan, penggunaan telepon genggam dilarang.

"Awak kabin telah menyampaikan reminder kepada penumpang sebanyak tiga kali. Namun demikian penumpang yang dimaksud tetap tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut serta menyampaikan teguran terhadap awak kabin yang bermaksud mengingatkan," kata Irfan dalam keterangan resminya, Kamis (13/8/2020).

Irman melanjutkan, sikap penumpang yang menggunakan telepon genggam memicu emosi penumpang lainnya. Bahkan ada yang turut menegur penumpang tersebut hingga terjadi adu argumen.

"Adapun atas laporan salah satu penumpang yang terlibat adu argumen, kejadian tersebut saat ini tengah ditangani oleh pihak berwajib," tutur Irman.

Masih kata Irman, Garuda Indonesia akan menghormati proses hukum yang berjalan termasuk secara kooperatif akan memberikan informasi lebih lanjut bilamana dibutuhkan.

"Garuda Indonesia memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabin yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang. Garuda Indonesia tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak pihak yang kedapatan dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan," ujarnya.

Selain itu, Irman menyampaikan apresiasi kepada penumpang yang senantiasa mendukung penegakan aturan keselamatan penerbangan. "Kami meyakini komitmen penerapan safety pada operasional penerbangan dapat berjalan dengan optimal dengan adanya dukungan dan peran serta seluruh penumpang dalam mematuhi aturan keselamatan penerbangan yang berlaku," pungkasnya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co