Ekonomi

Kriteria Penerima Subsidi Upah Membingungkan, yang Gajinya Disunat Tak Dapat!

Menurutnya kriteria penerima BSU yang minimum Rp3,5 juta di daerah di PPKM level 4 masih membingungkan.


Kriteria Penerima Subsidi Upah Membingungkan, yang Gajinya Disunat Tak Dapat!
Ratusan buruh pabrik berjalan pulang usai jam kerja di kawasan industri Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai pemerintah harus memperluas dan memperjelas kriteria untuk program bantuan Subsidi Upah (BSU). 

Menurutnya kriteria penerima BSU yang minimum memiliki gaji Rp3,5 juta di daerah di PPKM level 4 masih membingungkan. Pasalnya banyak pekerja  yang tercatat di BPJS ketenagakerjaan gaji-nya diatas Rp3,5 juta. Namun saat ini dipotong akibat dirumahkan. 

"Ini banyak yang berupah diatas Rp3,5 juta, jangan-jangan BSU ngga tepat sasaran, siapa dirumahkan? Lalu siapa diberikan? Rasa keadilan dimana?" katanya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Selain itu menurutnya kriteria daerah dengan PPKM level 4 selama ini memiliki UMP diatas Rp3,5 juta, padahal daerah tersebut paling terdampak kebijakaan PPKM hingga dirumahkan.

Untuk itu ia mengatakan perlu ada perluasaan kriteria pemberian bantuan BSU tersebut.

"Seperti DKI jakarta, itu rata-rata sudah diatas Rp3,5 juta, lalu dirumahkan, dipotong tinggal Rp2 juta. Pertanyanya orang penghasilan Rp3,5 juta dapat, tapi berupah Rp4,5 juta yang dipotong ngga dapat, jika dilihat dari iuran Jamsostek padahal mereka bayar lebih," katanya. 

Harusnya, menurut dia, syarat penerima BSU bukan yang berupah Rp3,5 juta namun yang berupah tapi gajinya dipotong karena dirumahkan.

Ia juga mendorong agar penyaluran dapat dilakukan dengan cepat sebelum PPKM level 4 berakhir pada 4 Agustus 2021, untuk segera membantu buruh.

"Kami setuju tapi kriteria harus diperbaiki. Apa benar hanya 8 juta orang yang dirumahkan? ritel dan mal itu saja mereka sudah banyak korbannya ini harus diperbaiki," katanya.