Ekonomi

Krisis Pangan Global Dihadapan Mata, India dan Indonesia Jadi Sorotan Internasional!

Pasalnya, kedua negara ini merupakan penghasil gandum dan sawit terbesar di dunia


Krisis Pangan Global Dihadapan Mata, India dan Indonesia Jadi Sorotan Internasional!
Ilustrasi Lahan Gandum (REUTERS)

AKURAT.CO, Krisis pangan nampaknya sudah melanda banyak negara dan telah berkembang menjadi isu global saat ini. Penyebab dari hal ini tak lain adalah banyak negara mulai melarang ekspor produk pangan menyusul perang antara Rusia dan Ukraina.

Dikutip dari CNBC, Kamis (19/5/2022), banyak negara mulai melakukan hal yang sama yakni melarang ekspor gandum karena harganya melonjak tahun ini di mana sebagian dipicu oleh perang Rusia dan Ukraina.

Perang telah memicu lonjakan besar harga gandum di mana Rusia dan Ukraina yang merupakan pengekspor komoditas terbesar. Kedua negara tersebut menyumbang 29 persen dari ekspor gandum global menurut Bank Dunia. Harga gandum melonjak sekitar 6 persen pada hari Senin setelah India memberikan pengumuman pada minggu lalu.

baca juga:

" Dengan harga pangan yang tinggi karena gangguan rantai pasokan terkait COVID dan hasil yang berkurang akibat kekeringan tahun lalu, invasi Rusia datang pada saat yang buruk bagi pasar pangan global," ujar International Food Policy Research Institute (IFPRI) dalam catatan April bulan lalu.

Lembaga yang berbasis di Washington DC juga senada dengan IFPRI, Peterson Institute for International turut menambahkan, perang Rusia dan Ukraina memberikan dampak yang besar di kawasan itu.

" Ini juga berkontribusi pada krisis pangan global, Rusia telah memblokir ekspor pupuk yang dibutuhkan oleh petani di tempat lain, dan peran Ukraina sebagai lumbung pangan untuk Afrika dan Timur Tengah telah dihancurkan," ujarnya.

India bukanlah negara satu-satunya negara yang melarang ekspor. Selain Rusia dan Ukraina, Mesir, Kazakhstan, Kosovo, dan Serbia juga telah melarang ekspor gandum.

Selain itu, banyak negara juga telah menerapkan larangan ekspor makanan lainnya karena inflasi global yang melonjak akibat krisis Rusia-Ukraina. Harga telah melonjak untuk berbagai macam produk makanan lainnya berkontribusi terhadap kenaikan inflasi di seluruh dunia.

India mengatakan larangan ekspor gandum untuk mengelola keamanan pangan negara secara keseluruhan menurut laporan media lokal. Negara-negara lain juga menerapkan larangan ekspor makanan termasuk Indonesia, yang membatasi ekspor minyak sawit, bahan utama yang digunakan dalam banyak produk makanan dan non makanan.

Sebagaimana yang dikutip dari Reuters, keadaan yang dialami oleh India juga terjadi oleh Indonesia, yang mana pemerintah menyatakan perlunya memastikan ketersediaan pangan di dalam negeri, setelah inflasi pangan global melonjak ke rekor tertinggi setelah perang.[]