Lifestyle

Kreasi Kain Tenun Baduy Tampil di ISEF 2021

Gelaran Sustainable Muslim Fashion, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021 kembali hadir dengan tema New Normal is Sustainable Muslim Fashion.


Kreasi Kain Tenun Baduy Tampil di ISEF 2021
Nina Nugroho mengusung tema kain tenun Janggawari dari Suku Baduy (ISEF 2021)

AKURAT.CO, Gelaran Sustainable Muslim Fashion, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021 kembali hadir dengan tema New Normal is Sustainable Muslim Fashion. Tema ini diangkat karena sejalan dengan prinsip thayyiban (kebaikan) Selain itu, ini juga merupakan langkah untuk mensosialisasikan konsep sustainable fashion, yang merupakan bagian dari gaya hidup halal. 

Sebanyak 157 perancang busana Tanah Air memeriahkan acara ini. Salah satunya adalah Nina Nugroho, yang fokus pada desain busana kerja. Di ajang ini, Nina mengusung tema Janggawari untuk karya-karyanya. Adapun Janggawari adalah motif kain tenun milik Suku Baduy. 

"Membawa tema Janggawari. Yang kita angkat adalah filosofinya," kata Nina kepada AKURAT.CO dalam konferensi pers di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Kamis (28/10/2021). 

"Janggawari adalah sebuah kain tenun yang sangat unik dari Baduy. Di Baduy sendiri hanya ada tujuh orang yang bisa menenunnya," ucap Nina. 

Kreasi Kain Tenun Baduy Tampil di ISEF 2021 - Foto 1
Nina Nugroho menghadirkan kain tenun Janggawari dari Suku Baduy  ISEF 2021

Selain motifnya yang unik, kegiatan menenun hanya boleh dilakukan oleh kaum perempuan saja. Nina menilai hal ini sejalan dengan visinya dalam pemberdayaan perempuan. 

"Ini hanya bisa ditenun oleh perempuan. Karena yang bisa menenun hanya perempuan, dan orang-orang tertentu saja, jadi kita benar-benar ingin melejitkan pemberdayaan perempuan Indonesia melalui karya ini," katanya. 

Potongan yang dihadirkan, ada atasan seperti blazer beraksen tenun Janggawari dipasangkan dengan celana pajang, celana kulot, rok, dan dress.  Di koleksi kali ini, Nina menampilkan perpaduan warna yang unik, mulai dari hitam, marun, biru hingga warna-warna mencolok seperti merah keunguan, hijau cerah, dan pink fuschia.

Kreasi Kain Tenun Baduy Tampil di ISEF 2021 - Foto 2
Nina Nugroho menghadirkan kain tenun Janggawari dari Suku Baduy  ISEF 2021

Selain Nina Nugroho, Fashion Parade 3 hari ini yang menampilkan karya dari Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Bengkulu X Rengganis, Kursien Karzai, Agus Sunandar, Batik Dwi Putro / Batik Kampung Katak, Batik Blimbing, Tenun Bumpak dan sebagainya.

Dilanjutkan dengan Fashion Parade 4 yang menampilkan koleksi dari Tiyasa X Zya Indonesia, Vee House by Alvy Oktrisni, Ayu Dyah Andari, Nunik Mawardi, Meeta Fauzan, dan sebagainya.

Sementara untuk fashion presentation dibuka oleh Olanyeby Eko Tjandra x Pyo Jewerly Songket. Ada delapan formal looks dan glamor, yang terdiri dari setelan two piece, dress cutting A-line, hingga gaun dengan jubah songket. Kemudian dilanjutkan dengan karya-karya dari IR & IR, Elsiera X Tya’s dari Islamic Fashion Institute, Aninda Nazmi, Songket by Kabupaten Batubara, Thiffa Qaisty X Rorokenes, dan Agung Bali Collection X Wati Bahalap.

Adapun Sustainable Muslim Fashion ISEF diselenggarakan secara daring dan luring di Jakarta Convention Center (JCC) mulai Rabu (27/10) hingga Sabtu (30/10). Tidak hanya fashion show, ISEF tahun ini juga diwarnai dengan exhibition, talkshow, business meeting, dan kompetisi.[]