Olahraga

Krack: Bergabungnya Alonso Bakal jadi Tantangan untuk Aston Martin

Alonso dikenal sebagai salah satu pembalap yang banyak menuntut kepada timnya.

Krack: Bergabungnya Alonso Bakal jadi Tantangan untuk Aston Martin
Juara dunia F1 2005 dan 2006, Fernando Alonso. (Instagram.com/fernandoalo_oficial)

AKURAT.CO, Bos Aston Martin, Mike Krack angkat bicara mengenai keputusan timnya merekrut Fernando Alonso untuk kejuaraan dunia balap Formula One (F1) 2023. Krack tak menampik, kehadiran pembalap asal Spanyol itu bakal jadi tantanan baru bagi Aston Martin.

Alonso telah resmi diumumkan jadi pembalap anyar Aston Martin untuk musim depan. Driver asal Spanyol itu didapuk sebagai pengganti Sebastian Vettel, yang memutuskan pensiun usai musim F1 2022 berakhir.

"Dia bisa mendorong kita, lebih dari seorang pembalap yang tidak memiliki kaliber itu. Mungkin akan jauh lebih sulit daripada sekarang," kata Krack, seperti dikutip dari BBC Sport, Selasa (20/9).

baca juga:

"Kami mendiskusikan ini. Kami berkata: 'Apa pro dan kontranya?' Dan kami sampai pada kesimpulan bahwa itu adalah langkah yang tepat."

Alonso adalah sosok legendaris di F1, dan pada usia 41 masih dianggap sebagai salah satu pembalap terbaik di lintasan Formula 1. Namun, ia juga dikenal sebagai sosok yang banyak menuntut ke timnya.

"Ini akan menjadi tantangan bagi kami. Biasanya, pembalap dengan pengalaman ini, mereka tidak memiliki keinginan untuk menang. Biasanya, keinginan ini turun, terutama jika mereka sudah menang," tutur Krack.

"Fernando memiliki kombinasi unik dari kecepatan, rasa lapar, motivasi, dan pengalaman. Bagi kami, itu adalah kandidat yang sempurna."

Pria kelahiran Luksemburg itu mengatakan bahwa akan sulit bagi timnya jika Alonso merasa bermasalah dan mengkiritik kecepatan mobil Aston Martin di musim depan. 

"Tetapi akan sulit bagi setiap pengemudi jika mobilnya tidak cukup cepat. Kami pikir memiliki seseorang seperti Fernando sangat, sangat penting untuk membuat langkah selanjutnya sebagai sebuah tim," ucapnya.

"Anda perlu belajar mengelola juara, yang sudah kami lakukan dengan Sebastian. Karena pembalap ini sangat menuntut, mereka cukup sulit untuk diatur. Saya bahkan tidak akan mengatakan Sebastian sesulit itu jika Anda transparan, jujur, dan to the point. Dan saya pikir hal yang sama berlaku untuk Fernando. Kesulitan muncul ketika harapan tidak sesuai dengan hasil, atau ketika tidak blak-blakan."

Menurut Krack, ia dan Alonso sudah berbicara dengan terang-terangan mengenai peluang mereka memenangkan balapan di F1 musim depan akan cukup sulit. 

"Tetapi dia dapat diyakinkan bahwa kami memberikan segalanya dan kami akan mendengarkan apa yang dia katakan. Dan jika kami tidak dapat memberikan sesuatu, kami harus memberi tahu dia, secara terbuka dan transparan: 'Lihat, ini tidak dapat kami lakukan. Dengan segala kemungkinan, inilah yang bisa kita lakukan selanjutnya," tambah dia.

"Saya pikir jika kita memiliki dialog semacam ini, itu tidak akan menjadi masalah."[]