News

KPU Yalimo Batasi Jumlah Peserta Debat Kandidat

Upaya pencegahan Covid-19 KPU Yalimo batasi peserta pada debat kedua pasangan calon kepala daerah


KPU Yalimo Batasi Jumlah Peserta Debat Kandidat
Masa pendukung salah satu calon kepala daerah yang tidak diizinkan masuk ke dalam ruang debat, namun difasilitasi untuk mengikuti debat melalui TV yang dipasang di luar gedung tempat dilangsungkannya debat. (Antara photo)

AKURAT.CO, Upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yalimo, Provinsi Papua batasi jumlah pendukung kedua calon kepala daerah maupun tamu undangan pada debat putaran kedua. Kamis, (29/10/2020).

Ketua KPU Yalimo, Yehemia Walianggen di Elelim mengatakan pembatasan kehadiran pendukung pada debat yang berlangsung di Gedung DPRD Rabu, (28/10) malam ini, berdasarkan PKPU 13 Tahun 2020, Pasal 59.

"Pada debat kedua ini kami hanya mengundang dua pasangan calon, empat tim kampanye ditambah lima komosioner KPU Yalimo, dihadiri salah satu anggota KPU Papua Melkianus Kambu, anggota Bawaslu," katanya.

Yehemia Walianggen mengatakan kedua calon bupati dan calon wakil bupati yang hadir dalam debat tidak keberatan dengan pembatasan tersebut. Bahkan pendukung dari ke dua calon bersedia mengikuti jalannya debat melalui layar TV yang dipasang di luar gedung debat.

"Jadi para tamu undangan tidak bisa kita ikut sertakan ke dalam gedung di dalam berlangsungnya debat karena kita dibatasi sesuai regulasi. Ini berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan, jadi jumlah yang diundang itu terbatas," jelasnya.

Selain membatasi jumlah peserta yang masuk ke dalam ruang debat, peserta yang diizinkan masuk wajib menggunakan masker dan menjaga jarak selama debat berlangsung.

Debat kedua itu mengusung tema pembangunan sumber daya manusia, sumber daya alam yang diselaraskan dengan pembangunan Nasional dan daerah.

KPU, Bawaslu bersama tim kampanye kedua calon serta aparat keamanan belum memutuskan lokasi debat berikutnya, apakah dilaksanakan di Kabupaten Yalimo atau dilaksanakan di luar kabupaten itu.

"Memang debat ke dua yang kita laksanakan di sini sedikit ada kendala teknis seperti suara, lampu di dalam gedung aula DPRD yang tidak terlalu terang, sehingga kita akan memikirkan secara bersama-sama dan putuskan dalam rapat, kira-kita dilaksanakan di mana," katanya.

Sebelumnya debat calon bupati dan calon wakil bupati Yalimo putaran pertama dilaksanakan di Kota Jayapura. []

Sumber: ANTARA