News

KPU Perbolehkan Mantan Narapidana Nyaleg di Pemilu 2024, Apa Syaratnya?

KPU Perbolehkan Mantan Narapidana Nyaleg di Pemilu 2024, Apa Syaratnya?
Ilustrasi KPU RI (istimewqa)

AKURAT.CO, Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) memberikan kesempatan mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Pada Pemilu serentak 2019 lalu KPU pernah menerbitkan putusan PKPU Nomor 31 tahun 2018 khususnya pasal 45 ayat 1 dan 2. Ini sebenarnya tindak lanjut dari putusan Mahkamah Agung dengan Nomor 46P/HUM/2018," kata Komisioner KPU RI Idham Holik dalam keterangannya yang dikutip pada, Minggu (11/9/2022).

Namun Idham menegaskan, narapidana itu diperbolehkan mendaftar sebagai calon anggota legislatif dengan sejumlah syarat.

baca juga:

"Beberapa syarat yang diatur dalam pasal 45 a PKPU no 31 tahun 2018," ucapnya.

Berikut isi Pasal 45A PKPU No. 31 Tahun 2018:

Ayat (1) berbunyi:

Bakal calon yang merupakan mantan narapidana korupsi yang dinyatakan tidak memenuhi syarat berdasarkan ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dinyatakan memenuhi syarat, dan KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota memasukkan ke dalam DCT.

Ayat (2) berbunyi:

Bakal calon sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyampaikan surat pernyataan sebagaimana tercantum dalam formulir Model BB.1 dengan melampirkan:

a. Surat keterangan dari kepala lembaga pemasyarakatan yang menerangkan bahwa bakal calon yang bersangkutan telah selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap;

b. Salinan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap;

c. Surat dari pemimpin redaksi media massa lokal atau nasional yang menerangkan bahwa bakal calon telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik sebagai mantan terpidana; dan

d. Bukti pernyataan atau pengumuman yang ditayangkan di media massa lokal atau nasional.[]