News

KPP Apresiasi Pemasangan Spanduk Penolakan Terhadap Sandi


KPP Apresiasi Pemasangan Spanduk Penolakan Terhadap Sandi
Ketua DPD Komite Pedagang Pasar (KPP) Prov. Sumatera Selatan Asep Jovi Rafik (Istimewa)

AKURAT.CO, Komite Pedagang Pasar (KPP) Sumatera Selatan mendukung pemasangan spanduk penolakan politisasi pasar oleh salah satu Sandiaga.

"Pasar itu tempat bertransaksi antara pedagang dan konsumen. Bukan tempat berpolitik," kata Ketua DPD Komite Pedagang Pasar (KPP) Prov. Sumatera Selatan Asep Jovi Rafik di pasar ilir 16 palembang, Sabtu (22/12).

Di tambahkan Abdul Rosyid Arsyad Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) menjelaskan apa yang dilakukan oleh para pedagang di Sumsel tersebut adalah keinginan dan hak para pedagang pasar.

Rosyid juga menjelaskan pedagang juga mulai jengah dengan tingkah dan ucapan sandiaga yang berkunjung terus ke pasar dan menyebut mahal dan naik terus harga di pasar tradisional.

"Yang pasti pedagang kesal dengan ucapan pak Sandiaga yang bicara mahal dan naik terus harga bahan pokok," ujarnya.

Lebih lanjut pedagang pasar se Indonesia akan melakukan pemasangan spanduk penolakan politisasi pasar yang tidak hanya akan di Sumsel. Dalam waktu dekat rencananya pedagang pasar di wilayah lain akan melakukan hal yang sama.

"Minggu depan saya dapat kabar jika pedagang pasar di provinsi lainnya juga akan melakukan pemasangan spanduk dan komentar penolakan politisasi pasar yang di lakukan oleh Sandiaga, jika tidak terbendung bisa di pastikan terjadi gerakan masing masing dari pedagang se Indonesia menolak memilih Prabowo Sandi," bebernya rosyid.

Sementara itu Salah satu pedagang beras di Sumsel Rahmat mengatakan, aksi Sandiaga Uno yang sering berkunjung ke pasar pasar dan menyatakan harga bahan pokok mahal dan naik terus di pasar membuat para pedagang resah dan kecewa.

"Awalnya kami simpati dengan aksi yang dilakukan pak sandiaga ke pasar-pasar. Namun pernyataan yang dikatakan mahal dan terus naik harga harga di pasar dan prabowo menyatakan negara akan punah jika prabowo sandi tidak menang, semua bicaranya pak prabowo menakut nakuti rakyat dan pak sandiaga membuat seluruh pedagang se Indonesia resah dan kecewa," bebernya.[]