News

KPK Tetapkan Pengusaha Rudy Hartono Tersangka Korupsi Tanah Munjul

Tersangka diminta untuk kooperatif menjalani pemeriksaan


KPK Tetapkan Pengusaha Rudy Hartono Tersangka Korupsi Tanah Munjul
Lili Pintauli Siregar

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi proyek sengkarut rasuah pengadaan tanah oleh Pemprov DKI Jakarta di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur pada 2019.

"Setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup maka KPKkembali menetapkan 1 orang tersangka yaitu RHI (Rudy Hartono Iskandar) Direktur PT ABAM (Aldira Berkah Abadi Makmur)," ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar di kantornya, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Lili menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil secara patut terhadap yang bersangkutan, namun sejauh ini Rudy mengkonfirmasi bahwa dirinya tidak bisa hadir dengan alasan sakit, hingga meminta untuk dilakukan penjadwalan ulang.

"KPK menghimbau dan mengingatkan yang bersangkutan untuk kooperatif hadir pada penjadwalan pemanggilan ulang selanjutnya," kata Lili.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC) sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Selain Yoory, KPK juga menjerat Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adria, Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe dan juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi.

Mereka diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 miliar.

Kasus ini mencuat lantaran beberapa proses dan tahapan pengadaan tanah diduga kuat dilakukan tidak sesuai SOP serta adanya dokumen yang disusun secara backdate. 

Kemudian, adanya kesepakatan harga awal antara pihak AR (Anja Runtunewe) dan PDPSJ (Sarana Jaya) sebelum proses negosiasi dilakukan.[]