News

KPK Temukan Dokumen Terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina

Ali juga membenarkan adanya upaya penggeledahan di beberapa lokasi terkait perkara tersebut.


KPK Temukan Dokumen Terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO  Tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah dokumen terkait upaya penggeledahan terkait kasus korupsi pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) pada PT Pertamina (Persero).

"Sejauh ini kami mendapatkan beberapa dokumen ya, terkait dengan perkara ini yang terus kami lakukan analisis, kami pengungkit dan kemudian jika berkaitan itu pasti kami lakukan penyitaan sebagai barang bukti," ucap Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (23 /6/2022).

Ali juga menyediakan upaya penggeledahan di beberapa lokasi terkait perkara tersebut. Termasuk juga tempat tinggal dari pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara.

baca juga:

"Sekali lagi kedepan kami terus mengumpulkan bukti ini,sehingga nanti pada waktunya pasti kami akan menyampaikan secara utuh hasil dari penyelidikan prosesan ini," ujarnya.

Ali juga menjelaskan, lembaga anti rasuah memiliki wewenang untuk melakukan penyitaan di dalam proses penyidikan.

"Proses penyidikan tentu kami upaya paksa baik itu penggeledahan, penyitaan itu bisa dilakukan," jelas Ali.

Ketika disinggung apakah ada kemungkinan petinggi PT Pertamina akan dilakukan pemanggilan untuk diperiksa sebagai saksi, Ali mengungkapkan akan memanggil semua pihak yang berkaitan dengan perkara yang dimaksud untuk membantu proses penyidikan.

"Tentu saksi saksi-saksi itu akan kami hadirkan bahwa piha-pihak yang kami duga mengetahui kemudian memperjelas dari perbuatan tersangka, itu yang penting dalam proses penyidikan," tutur Ali.

"Tentu kebutuhannya disitu, siapapun itu pasti kami akan memanggil agar perkara ini jelas dan terang. perbuatan dari tersangka yang dimaksud ya," tambahnya.

Sebelumnya KPK membenarkan bahwa saat ini kasus dugaan korupsi pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) pada PT Pertamina (Persero) telah naik ke tahap penyidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Benar (penyidikan), memang berdasarkan pengumpulan kegiatan, pengumpulan bahan-bahan kemudian kami melakukan proses penyelidikan dan penemuan kejahatan korupsi sehingga kami menaikan ke tahap penyelidikan yaitu atas dugaan korupsi atau terkait dengan gas atau lng pt pertamina tahun 2011-2021, ucap Ali kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

"Tapi prinsipnya tentu karena ini proses penyidikan pasti kami sudah ada tersangkanya, tapi secara teknis kami terus mengumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu, baru kami umumkan secara resmi," tambahnya.

Ali mengatakan saat ini masih terus melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait hal tersebut baik dari keterangan para saksi maupun alat bukti lainnya. setidaknya, kata Ali, hingga saat ini sudah dari 15 orang yang diperiksa lebih sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Namun demikian tentu juga kami sampaikan terkait dengan siapa yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kemudian konstruksi perkaranya seperti apa, pasal-pasal yang diterapkan, kami nanti akan menyampaikan pada saat pengumpulan dan bukti-bukti itu cukup," tutur Ali.

"Kemudian kami melakukan upaya paksa penghentian terhadap tersangka yang dimaksud, pasti nanti kami umumkan pada waktunya, namun setiap perkembangan dari penanganan perkara ini sebagai bentuk akuntabilitas kinerja kpk tentu akan kami sampaikan," tambahnya.[]