News

KPK Telusuri Aset Emirsyah Satar yang Ada di Luar Negeri

KPK Telusuri Aset Emirsyah Satar yang Ada di Luar Negeri
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah bersama Wakil Ketua KPK, Laode M.Syarif, saat mengumumkan penetapan tersangka Bupati Mojokerto, Mustafa Kemal Pasa, di kantornya, Jakarta, Senin (30/4). (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset milik mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emisryah Satar yang diduga berada di luar negeri salah satunya di Australia.

Hal ini diungkapkan oleh Komisioner KPK, Laode M Syarif usai melakukan diskusi bersama dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan di gedung KPK, Jakarta.

"Saya juga menyampaikan masalah (aset Emirsyah Satar) itu kepada Duta Besar Australia, karena beberapa kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, beberapa diantaranya ada yang mengenai masalah aset di Australia," ujar Laode di gedung KPK, Jakarta, Senin(18/2/2019).

Senada dengan Laode, permintaan penelusura aset ini juga disambut baik oleh Gary selaku perwakilan pemerintah Australia yang menyatakan bahwa pihaknya siap untuk membantu apapun keperluan KPK, termasuk penelusura aset tersangka korupsi yang ada di luar negeri

"Kami telah memiliki sejarah yang sangat lama dengan KPK. Baik itu kerja sama pada tahap awal pendiriannya dan sekarang kami terus memberikan bantuan yang tepat di seluruh hubungan antara Australia dan Indonesia," ujar Gary di lokasi yang sama.

Adapun Emisryah Satar diketahui merupakan salah satu tersangka dalam kasus pengadaan mesin pesawat yang terjadi di PT Garuda Indonesia.

Dalam kasus ini, KPK menduga Emirsyah menerima suap dalam bentuk transfer uang dan aset yang nilainya diduga lebih dari 4 juta dollar AS, atau setara dengan Rp 52 miliar.

Adapun dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara milik mantan Direktur salah satu perusahaan BUMN itu tercatat, bahwa Emirsyah memiliki bangunan seluas 108 dengan nilai Rp 10,8 miliar yang terletak di Melbourne, Australia.[]

baca juga: