News

KPK Telisik Aliran Suap Bupati PPU ke Partai Demokrat

Uang hasil suap tersebut akan digunakan Ghafur untuk memuluskan dirinya menjadi Ketua DPD Partai Demokrat


KPK Telisik Aliran Suap Bupati PPU ke Partai Demokrat
Petugas menunjukkan barang bukti terkait kasus korupsi yang melibatkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud bersama sejumlah pihak di gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Tak hanya asal muasal uang suap yang diterima Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur, KPK juga bakal menelisik uang suap itu bakal digunakan untuk kepentingan apa.

Sebab berdasar informasi, uang hasil suap tersebut akan digunakan Gafur untuk memuluskan dirinya menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur.

"Soal peruntukan dugaan uang yang diterima tersangka untuk apa, apakah ada kaitannya dengan agenda pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur. KPK saat ini masih akan terus melakukan pemeriksaan dan mengembangkannya,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (16/1/2022).

baca juga:

Ali mengatakan lembaganya akan mengumpulkan alat bukti dan mendalami aliran suap yang diterima Abdul Gafur. KPK tidak segan menetapkan tersangka jika ditemukan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

"KPK masih punya banyak waktu untuk bekerja menyelesaikan perkara ini hingga tuntas. Sepanjang ditemukan ada bukti yang cukup keterlibatan pihak lain, kami pastikan KPK akan menetapkannya sebagai tersangka,” tegas Ali.

Ali meminta masyarakat ikut mengawal penyidikan perkara hingga tuntas tanpa memberikan kesimpulan yang tidak didukung bukti.

“Untuk itu KPK minta publik ikut mengawasi proses penanganan perkara ini namun demikian tidak prematur menyimpulkan pihak-pihak mana saja yang akan terlibat,” ucap Ali.

Soal dugaan uang suap masuk ke Demokrat sempat disinggung Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Dia mengatakan,  Abdul Gafur tengah mencalonkan diri sebagai Calon Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur.

Makanya, KPK akan terlebih dulu melakukan pendalaman ada atau tidaknya aliran uang ke partai berlambang bintang mercy itu.

“Pemilihan DPD atau di Jakarta yang bersangjmkutan juga bersama dengan bendahara partai ya ini kan menjadi petunjuk tentu nanti akan di lihat di proses penyidikan,” tegas Alex.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (AGM) beserta lima orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan suap.

"Dengan telah dilakukannya pengumpulan berbagai informasi berikut bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, selanjutnya KPK melakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," ucap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/1/2022). []