News

KPK Tak Segan Dalami Perkara TPPU Dodi Reza Alex Noerdin

Tak menutup kemungkinan tim penyidik KPK akan mendalami indikasi TPPU yang dilakukan Bupati Musi Banyuasin (Muba) nonaktif Dodi Reza Alex Noerdin.


KPK Tak Segan Dalami Perkara TPPU Dodi Reza Alex Noerdin
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK). (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Bupati Musi Banyuasin (Muba) nonaktif Dodi Reza Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Tak menutup kemungkinan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU).

”Jika ditemukan dugaan keterkaitan dengan proyek lain ataupun dugaan tindak pidana lain, misalnya gratifikasi dan TPPU, KPK tentu akan mendalaminya,” kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Penerapan pasal gratifikasi dan TPPU terbuka dilakukan penyidik berdasar keterangan saksi dan bukti yang ada. Seperti diterapkan kepada tersangka Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin.

”Hal tersebut karena pada penyidikan perkara suapnya KPK menemukan kecukupan bukti permulaan tindak pidana yang dimaksud,” ungkap Ali.

Untuk diketahui, dilansir dari laman elhkpn.kpk.go.id, Jakarta, Sabtu (16/10/2021), Dodi Reza Alex Noerdin memiliki total harta kekayaan sebesar Rp38.464.418.969. Harta kekayaannya meliputi tanah disertai bangunan, mobil, surat berharga, hingga kas.

Tercatat, Dodi Reza Alex Noerdin memiliki enam aset tanah serta bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Bandung, Palembang, hingga Australia.

Di Jakarta Selatan, dia punya tiga aset tanah serta bangunan. Di Bandung, ia punya satu aset tanah serta bangunan seluas 158 m2.

Kemudian di Palembang, Dodi Reza punya tanah seluas 19.549 m2. Sedangkan di Australia, Dodi punya tanah dan bangunan seluas 150 m2.

Adapun total aset tanah dan bangunan Dodi Reza tersebut jika diuangkan senilai Rp31,5 miliar.