News

KPK Tahan Izil Azhar 20 Hari Ke Depan

KPK Tahan Izil Azhar 20 Hari Ke Depan
KPK hadirkan tersangka korupsi Izil Azhar di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/1/2023). (Antara/Fianda Sjofjan Rassat)

AKURAT.CO Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan tersangka kasus dugaan korupsi Izil Azhar selama 20 hari ke depan.

"Tim penyidik menahan tersangka IA untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 25 Januari 2023 sampai dengan 13 Februari 2023 di Rutan KPK," kata Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Penyidik KPK menetapkan Izil Azhar sebagai tersangka dalam perkara korupsi gratifikasi yang melibatkan Gubernur Aceh periode 2007-2012, Irwandi Yusuf.

baca juga:

Pada saat itu Provinsi Aceh sedang melaksanakan proyek pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang pembiayaannya dari APBN.

Ketika proyek berjalan, Irwandi Yusuf dalam jabatannya sebagai gubernur diduga menerima uang sebagai gratifikasi dengan istilah "jaminan pengamanan" dari pihak Board of Management (BOM) PT Nindya Sejati Joint Operation yaitu Heru Sulaksono dan Zainuddin Hamid.

Terkait penerimaan tersebut, Irwandi Yusuf kemudian turut serta mengajak Izil Azhar sebagai orang kepercayaannya untuk menjadi perantara penerima uang dari Heru Sulaksono dan Zainuddin Hamid.

Izil Azhar menjadi orang kepercayaan Irwandi Yusuf karena sebelumnya pernah menjadi bagian tim sukses Pilkada Aceh tahun 2007.

Penyerahan uang melalui tersangka Izil Azhar dilakukan secara bertahap dari tahun 2008 sampai dengan 2011 dengan nominal bervariasi mulai dari Rp10 juta sampai dengan Rp3 miliar hingga total berjumlah Rp32,4 miliar.

Uang gratifikasi yang berjumlah Rp32,4 miliar selanjutnya dipergunakan untuk dana operasional Irwandi Yusuf dan juga turut dinikmati Izil Azhar.

Adapun, pasal yang dipersangkakan penyidik kepada Izil Azhar yakni Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.