News

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi

Diketahui Sri Wahyumi kembali ditangkap KPK usai menjalani masa pidana penjara atas kasus suap yang sebelumnya telah menjerat dirinya


KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi
Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip saat menjalani sidang dakwaan kasus dugaan suap terkait paket pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan Pasar Beo Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun Anggaran 2019 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (23/9/2019). Mantan Bupati Kepulauan Talaud tersebut didakwa menerima suap berupa uang dan barang dengan nilai sekitar Rp591,9 juta dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap untuk menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip (SWM).

"KPK tentu siap hadapi permohonan praperadilan dimaksud," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).

Diketahui, Sri Wahyumi kembali ditahan KPK pasca dinyatakan bebas dari penjara usai menjalani masa tahanannya sebagai terpidana perkara suap lelang pekerjaan revitalisasi Pasar Lirung dan pekerjaan revitalisasi Pasar Beo tahun 2019.

Ali menegaskan, bahwa penyidikan yang dilakukan pihaknya itu sudah sesuai dengan proses hukum yang berjalan di KPK.

"Kami yakin bahwa seluruh proses penyidikan, penangkapan maupun penahanan yang kami lakukan terhadap yang bersangkutan telah sesuai mekanisme aturan hukum yang berlaku," kata Ali.

Ali menjabarkan, sejauh ini pihaknya belum menerima pemberitahuan tentang gugatan praperadilan yang dimaksud. Nantinya, jika informasi tersebut sudah diterima akan diteruskan ke Biro Hukum KPK untuk kemudian ditindaklanjuti.

"KPK melalui Biro Hukum setelah menerima pemberitahuan akan segera susun jawaban dan akan menyampaikannya di depan sidang permohonan praperadilan dimaksud," kata Ali.

Sebelumnya, Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip mengajukan gugatan praperadilan pada KPK.

Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (6/5/2021) Sri ternyata mengajukan gugatan pada KPK.

Pada surat gugatan tersebut, Sri Wahyumi menggugat penangkapan dan penahanan yang dilakukan KPK atas dirinya tidak sah dan tidak sesuai dengan aturan hukum.

Dalam gugatan tersebut Sri Wahyumi juga meminta agar dibebaskan dari Rutan KPK.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co