News

KPK Punya Gedung Baru, Penasaran dengan Fasilitasnya, Ini Penjelasan Firli

KPK Punya Gedung Baru, Penasaran dengan Fasilitasnya, Ini Penjelasan Firli
Gedung Rupbasan KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) punya gedung Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan. Gedung itu dibangun di atas lahan yang dirampas KPK dari koruptor yakni mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Imron. 

Dalam sambutannya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Komisi III Dewan Perawakilan Rakyat (DPR). Sebab gedung tersebut dapat dibangun berkat adanya persetujuan dari DPR.

"Kami juga terima kasih kepada rekan-rekan Komisi III DPR RI yang menyetujui usulan anggaran pembangunan rumah penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan (RUPBASAN). Kenapa kami terima kasih? karena Komisi III menyetujui anggaran 2021 Rp100 miliar untuk pembangunan gedung," ujar Firli di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (10/8/2022). 

baca juga:

Meski awalnya anggaran yang disetujui Rp100 miliar, pada akhirnya anggaran pembangunan gedung tersebut yang disetujui Rp78 miliar dan hanya memakan biaya Rp65 miliar. Hal ini disebabkan adanya pandemik COVID-19. 

"Dalam perencanaannya gedung ini atau RUPBASAN rencana anggaran yang dibutuhkan Rp78 miliar. Tapi dalam perjalanan nya kita bisa menghemat, karena pelaksanaan pembangunan cukup dengan Rp65 miliar," ujar Firli. 

Tidak hanya berterima kasih pada DPR, KPK juga berterima kasih pada Presiden Joko Widodo. Menurutnya, gedung ini bisa terwujud karena andil mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

"Kami mewakili rekan-rekan pimpinan KPK dan segenap insan KPK menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, dalam hal ini Presiden RI. Kenapa kami sampaikan? karena berdirinya gedung ini tidak akan pernah terwujud apabila tanpa restu dari Presiden RI Joko Widodo," ujar Firli. 

Diketahui, gedung tersebut mempunyai luas 7.381 meter persegi dan terdiri dari empat lantai. Selain itu, tersedia 180 slot parkir mobil, 120 slot sepeda motor, 12 slot bus, serta ruang barang bukti seluas 588 meter persegi.

Sebelumnya, Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan Gedung Rupbasan Cawang akan digunakan oleh KPK sebagai tempat pemeliharaan dan pengamanan benda sitaan maupun barang rampasan dari penanganan perkara tindak pidana korupsi.