News

KPK Persilakan Masyarakat Lapor Dugaan Korupsi Lukas Enembe 

KPK Persilakan Masyarakat Lapor Dugaan Korupsi Lukas Enembe 
Masyarakat Papua yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Papua Indonesia (APPI) menggelar aksi bela Gubernur Lukas Enembe di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (27/2/2019). (Istimewa)

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menelisik seluruh praktik dugaan korupsi yang menjerat Gubernur non-aktif Papua, Lukas Enembe.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, KPK mempersilakan masyarakat melapor jika mengetahui ada dugaan korupsi lain di Papua.

Menurutnya, peran masyarakat dibutuhkan untuk mengusut dugaan korupsi yang menjerat Lukas. KPK ingin Papua bisa bersih dari praktik korupsi.

baca juga:

"Apabila memilik data dan informasi lain dugaan korupsi terkait proyek-proyek infrastruktur di Papua, silakan dapat disampaikan ke KPK," kata Ali dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

Segala informasi yang didapat KPK, kata dia, akan dikembangkan. Begitu juga, dugaan lain selain suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas.

"Sekalipun kami fokus pada pembuktian unsur dugaan penerimaan suap dan gratifikasi oleh tersangka LE (Lukas Enembe), namun semua informasi yang telah diterima kami pastikan akan terus dikembangkan," kata Ali.

KPK menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Lukas disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 dan pasal 12B UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. []