News

KPK Periksa Wagub Lampung terkait Korupsi Infrastruktur di KemenPUPR


KPK Periksa Wagub Lampung terkait Korupsi Infrastruktur di KemenPUPR
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO, Tim penyidik pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim alias Nunik terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2016.

Pemeriksaan Nunik akan melengkapi berkas tersangka Komisaris sekaligus Dirut PT Sharleen Raya JECO Group, Hong Artha John Alfred (HA)

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HA," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (20/11/2019).

baca juga:

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Hong Artha John Alfred sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan milik KemenPUPR. Hong Artha ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Juli 2019. Namun hingga kini yang bersangkutan belum ditahan KPK.

KPK menduga Hong Artha secara bersama-sama memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan jabatannya.

Salah satu penyelenggara negara yang diduga menerima suap dari Hong Artha yakni, Kepala Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary.

Amran diduga menerima uang sebesar Rp8 miliar dan Rp2,6 miliar dari Hong Artha dari proyek tersebut. Kini, Amran sudah berstatus terpidana dan kini ditahan di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat (Jabar).[]