News

KPK Periksa Alex Noerdin, Dalami Asal Muasal Duit Rp1,5 Miliar yang Dibawa Anaknya

KPK memeriksa mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin untuk mendalami dugaan aliran uang untuk tersangka Bupati Musi Banyuasin nonaktif Dodi Reza Alex (DRA),


KPK Periksa Alex Noerdin, Dalami Asal Muasal Duit Rp1,5 Miliar yang Dibawa Anaknya
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex (tengah) dengan menggunakan rompi tahanan KPK berjalan meninggalkan ruang konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin untuk mendalami dugaan aliran uang untuk tersangka Bupati Musi Banyuasin nonaktif Dodi Reza Alex (DRA) dalam kasus dugaan korupsi terkait dengan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Uang tersebut sebesar Rp1,5 miliar dibawa Dodi Reza ketika dilakukan OTT di Jakarta. Infonya uang tersebut akan digunakan untuk biaya fee pengacara Alex Noerdin.

Selain memeriksa mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, penyidik juga Erini Mutia Yufada selaku ibu rumah tangga sekaligus istri Dodi, Komisaris PT Perdana Abadi Perkasa Sandy Swardi, Yuswanto selaku pengelola PT Bangka Cakra Karya, PT Fajar Indah Satyanugraha, PT Bahana Pratama Konstruksi, dan PT Karya Mulia Nugraha, Advokat Soesilo Aribowo, serta Erlin Rose Diah Arista selaku mahasiswa.

"Keenam saksi hadir dan didalami keterangannya, antara lain terkait dengan uang sitaan sebanyak Rp1,5 miliar yang dibawa tersangka DRA saat dilakukan penangkapan oleh KPK di Jakarta dan dugaan adanya aliran dana yang diterima tersangka DRA," ujar Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di tiga lokasi yang berbeda, yaitu Alex Noerdin di Kantor Kejaksaan Negeri Palembang, Yuswanto, Sandy Swardi, dan Erlin Rose Diah Arista di Satbrimobda Sumatera Selatan, serta Soesilo Aribowo dan Erini Mutia Yufada di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Dikatakan pula bahwa pendalaman terhadap uang sitaan sebanyak Rp1,5 miliar yang dibawa tersangka Dodi Reza Alex saat penangkapan dilakukan terhadap dua orang saksi, yakni Alex Noerdin dan Soesilo Aribowo.

Sementara itu, kepada empat orang saksi lainnya dilakukan pendalaman terkait dengan dugaan aliran dana yang diterima Dodi.

Selain Dodi Reza Alex, KPK juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Herman Mayori (HM), Kabid Sumber Daya Air (SDA)/pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasi Eddi Umari (EU), dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy (SH). []