News

KPK Optimis Gugatan Praperadilan Gazalba Saleh Ditolak Hakim

KPK Optimis Gugatan Praperadilan Gazalba Saleh Ditolak Hakim
Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap mengadapi gugatan praperadilan Hakim Agung Gazalba Saleh. Gazalba menggugat KPK lantaran tak terima ditetapkan sebagai tersangka suap.

"KPK tentu siap hadapi permohonan praperadilan tersebut," kata Jurubicara Penindakan KPK Ali Fikri saat dihubungi Akuratco di Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Ali yakin hakim praperadilan akan menolak gugatan Gazalba. Pasalnya kata dia, penetapan Gazalba sebagai tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti.

baca juga:

"Proses penanganan perkara ini pun telah sesuai dengan aturan dan mekanisme hukum yang berlaku," ucap Ali.

Sebelumnya, Hakim Agung Gazalba Saleh melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Gugatan Gazalba teregister dengan nomor perkara 110/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL.

"Klasifikasi perkara sah atau tidaknya penetapan tersangka," seperti ditulis Sistem Informasi Penulusuran Perkara (SIPP) yang dikutip Jumat (25/11/2022).

Pada gugatannya, Gazalba Saleh meminta kepada Majelis Hakim agar menyatakan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan KPK Nomor: B/714/DIK.00/23/11/2022 tanggal 01 November 2022 tidak sah dan tak berdasar atas hukum. Selain itu, ia juga meminta haknya dalam kemampuan, kedudukan dan harkat martabat dipulihkan.

"Pemohon sepenuhnya memohon kebijaksanaan Yang Terhormat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa, mengadili dan memberikan putusan terhadap perkara a quo dengan tetap berpegang pada prinsip keadilan, kebenaran dan rasa kemanusiaan," tulis Gazalba Saleh melalui petitumnya.

Sebagai informasi, lembaga antirasuah telah menetapkan Gazalba Saleh sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara di Mahkamah Agung. Kasus serupa menjerat Hakim Agung lainnya, Sudrajad Dimyati.[]