News

KPK Kantongi Nama Tersangka Kasus Dugaan Korupsi LNG Pertamina, Akan Diumumkan Setelah Ditangkap

Hingga sampai saat ini sudah lebih dari 15 orang yang telah diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.


KPK Kantongi Nama Tersangka Kasus Dugaan Korupsi LNG Pertamina, Akan Diumumkan Setelah Ditangkap
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (23/6/2022) (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa saat ini kasus dugaan korupsi pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) pada PT Pertamina (Persero) telah naik ke tahap penyidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

"Benar (penyidikan), memang berdasarkan pengumpulan serangkaian kegiatan, pengumpulan bahan keterangan kemudian kami melakukan proses penyelidikan dan ditemukan peristiwa pidana korupsi sehingga kami menaikan ke tahap penyidikan yaitu atas dugaan korupsi terkait dengan pegadaan liquid atau gas atau LNG PT Pertamina tahun 2011-2021," ucap Ali kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

baca juga:

"Tapi prinsipnya tentu karena ini proses penyidikan pasti kami sudah ada tersangkanya, tapi secara teknis kami terus kumpulkan bukti-bukti dahulu, baru kami umumkan secara resmi," tambahnya.

Ali mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait perkara tersebut baik dari keterangan para saksi maupun alat bukti lainnya. Setidaknya, kata Ali, hingga sampai saat ini sudah lebih dari 15 orang yang telah diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.

"Namun demikian tentu perlu juga kami sampaikan terkait dengan siapa yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kemudian nanti konstruksi perkaranya seperti apa, pasal-pasal yang diterapkan, itu kami nanti akan sampaikan pada saat setelah pengumpulan dan bukti-bukti itu cukup," tutur Ali.

"Kemudian kami lakukan upaya paksa penahanan terhadap tersangka yang dimaksud, pasti nanti kami umumkan pada waktunya, namun demikian setiap perkembangan dari penanganan perkara ini sebagai bentuk akuntabilitas kinerja KPK tentu kami akan sampaikan," imbuhnya.

Ali juga menyampaikan pada hari ini, Kamis (23/6/2022) tim penyidik juga telah memanggil delapan saksi yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) pada Pertamina.

Mereka adalah Karyawan Pertamina Farizka Ariesta, Rosalinda Sri Widyastuty, Dendy Romulo Ritonga, Rina Kartika Sari, dan Didik Sasongko Widi.

Kemudian, sambung Ali, Mantan Legal Counsel BUMN Ni Wayan Desi Aryanti, Pensiunan BUMN Trisno Wibowo, dan Karyawan PT Perta Arun Gas Toufiq Pelita Buana.

"Pemeriksaan dilakukan di  Komisi Pemberantasan Korupsi, Jl. Kuningan Persada Kav-4, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan," kata Ali.

Ali juga mengatakan akan memberikan informasi perkembangan terkait perkara tersebut.

"Sekali lagi kedepan terus kami kumpulkan bkti ini,sehingga nanti pada waktunya pasti kami akan sampaikan secara utuh hasil dari proses penyidikan ini," pungkasnya.[]