News

KPK Duga Sejumlah Dokumen Dimanipulasi Terkait Dugaan Suap Eks Wali Kota Yogyakarta

Pendalaman tersebut telah dikonfirmasi tim penyidik KPK lewat pemeriksaan sejumlah saksi di kantor BPKP Perwakilan DIY.


KPK Duga Sejumlah Dokumen Dimanipulasi Terkait Dugaan Suap Eks Wali Kota Yogyakarta
Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga terdapat sejumlah dokumen yang dimanipulasi terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) apartemen PT Java Orient Property di wilayah Yogyakarta.

Pendalaman tersebut telah dikonfirmasi tim penyidik KPK lewat pemeriksaan sejumlah saksi di kantor BPKP Perwakilan DIY.

"Rabu (29/6) bertempat di kantor BPKP Perwakilan DIY, Tim Penyidik telah selesai memeriksa sejumlah saksi," ucap Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (30/6/2022).

baca juga:

Ali membeberkan para saksi yang didalami pengatahuannya tersebut yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Suyana; Kepala Bidang Dinas Kebudayaan Provinsi DIY Dian Lakhsmi Pratiwi; Kepala Kantor ATR/BPN Kota Yogyakarta Eko Suharto; dan Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Christy Dewayani.

Kemudian Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sumadi; Kabag Hukum Pemkot Yogyakarta Nindyo Dewanto; Bagian Hukum Pemkot Yogyakarta S. Vanny Noviandri; dan Staf Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Pranoto.

"Seluruh saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan pemeriksaan kelengkapan administrasi pengusulan IMB apartemen oleh PT SA (Summarecon Agung) Tbk melalui PT JOP (Java Orient Property) dimana diduga banyak ditemukan berbagai dokumen yang dimanipulasi.

Terkait kasus tersebut, KPK hingga kini masih terus mengumpulkan bukti perkara lewat pemeriksaan saksi ataupun tersangka dan juga upaya paksa lainnya. Hal itu dilakukan guna membuat kasus tersebut menjadi lebih jelas dan terang lagi.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan mantan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti sebagai tersangka suap terkait pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) apartemen di Yogyakarta.

Haryadi diamankan bersama delapan orang lainnya dalam kegiatan tangkap tangan di Yogyakarta dan Jakarta. Mereka adalah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta serta pihak swasta. Hasil dari giat OTT tersebut KPK berhasil mengamankan US$27.258 dalam goodie bag.