News

KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Dugaan Suap Pengurusan HGU di Kanwil BPN Riau

KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Dugaan Suap Pengurusan HGU di Kanwil BPN Riau
Juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Rupbasan KPK, (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan baru terkait kasus dugaan suap dalam kepengurusan hak guna usaha (HGU) oleh pejabar di Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"KPK melakukan penyidikan baru yaitu dugaan korupsi berupa suap dalam pengurusan perpanjangan HGU oleh pejabat di Kanwil BPN Provinsi Riau," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (7/10/2022).

Ali menyampaikan, dugaan suap ini terkuak usai lembaga antirasuah melakukan pendalaman perkara mantan Bupati Kuantan Singingi Andi Putra.

baca juga:

Lebih lanjut, Ali mengungkapkan, pihaknya telah menetapkan tersangka dalam kasus yang baru diusut tersebut.

"Namun untuk pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kronologis dugaan perbuatan pidana dan pasal yang disangkakan akan kami umumkan saat penyidikan perkara ini telah cukup," ujar Ali.

KPK, kata Ali, berhasil menemukan sejumlah bukti terkait perkara dari hasil geledah yang telah dilakukan. Dugaan yang dimiliki penyidik juga diperkuat oleh pernyataan dari para saksi yang telah dipanggil.

Meski begitu, Ali tidak menjelaskan terkait bukti apa yang telah ditemukan dan hasil pemeriksaan dari para saksi yang telah didalami. Namun ia berjanji pihaknya akan memberikan informasi perkembangan dari perkara ini.

"Setiap perkembangan penyidikan ini, akan selalu kami sampaikan ke masyarakat sehingga jalannya penyidikan perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ucap Ali. []