News

KPK Atur Langkah Preventif Untuk Urunan Dana Masyarakat Bangun IKN

KPK Atur Langkah Preventif Untuk Urunan Dana Masyarakat Bangun IKN
Ketua KPK Firli Bahuri menjumpai rekan pers usai menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022). (AKURAT.CO/PETRUS C. VIANNEY)

AKURAT.CO, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berkomentar soal bentuk pencegahan dalam mengawasi aliran dana yang akan dikumpulkan dalam patungan masyarakat untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. 

Hal tersebut ia sampaikan usai menghadiri rapat dengar pendapat dengan DPR di Ruang Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (30/3/2022). 

"KPK tentu di dalam pencegahan, salah satu tugas, KPK terkait dengan upaya-upaya pengawalan, pencegahan supaya tidak terjadi (praktek) korupsi," kata Firli kepada media. 

baca juga:

Firli mengungkapkan jika dirinya beserta jajaran di KPK akan selalu memantau jalannya biaya yang akan disiapkan dari APBN itu untuk pemindahan IKN Baru. 

"Kalau sumber pembangunan IKN itu dari negara, tentu kita bisa monitor dan bisa lakukan dengan cara mengikuti berapa besar uang yang disiapkan di dalam APBN untuk pembangunan IKN Itu," ungkapnya. 

Mantan ajudan Wapres Boediono itu menuturkan akan memberikan perilaku yang sama jikalau dana tersebut datang dari pihak ketiga. 

"Jadi kita harus tahu sumber dari mana, berapa besarnya, digunakan untuk apa, terakhir implementasinya bagaimana, termasuk juga pertanggungjawabannya," tutur Firli. 

Sebelumnya, Firli mengatakan bahwa ia telah melakukan pembicaraan kepada pimpinan IKN, Bambang Susantono beserta wakilnya Dhony Rahajoe sebagai upaya bersama dalam menjalankan pengawasan pembangunan IKN. 

"KPK sudah berbicara dengan kepala IKN, Pak Bambang dan wakilnya. Kita mendengarkan bagaimana tahapan- tahapan tentang pembangunan IKN," ungkapnya.[]