News

KPK Arab Saudi Bongkar Megakorupsi Pegawai Pemerintah, Nilainya Capai Rp1,9 Triliun

Nazaha bekerja sama dengan Kementerian dalam Negeri, Kejaksaan Umum, Kepresidenan Keamanan Negara, dan Bank Sentral Saudi untuk membongkar kasus ini.


KPK Arab Saudi Bongkar Megakorupsi Pegawai Pemerintah, Nilainya Capai Rp1,9 Triliun
Otoritas Pengawasan dan Antikorupsi (Nazaha) Arab Saudi telah menangkap sejumlah pegawai pemerintah, termasuk seorang hakim.

AKURAT.CO, Otoritas Pengawasan dan Antikorupsi (Nazaha) Arab Saudi telah menangkap sejumlah pegawai pemerintah, termasuk seorang hakim. Mereka diduga terlibat korupsi, dilansir dari Saudi Gazette via Middle East Monitor.

Nazaha bekerja sama dengan Kementerian dalam Negeri, Kejaksaan Umum, Kepresidenan Keamanan Negara, dan Bank Sentral Saudi. Kemudian, 3 karyawan bank dan 11 residen ditangkap karena mendirikan entitas komersial atas nama kerabat mereka, membuka rekening bank yang dikelola oleh residen, dan menyetor 505.725.336 riyal (Rp1,9 triliun) uang ilegal yang ditransfer ke luar negeri sambil meraup persentasenya sebagai imbalan untuk memfasilitasi prosedur penyetoran.

Mereka juga mengaku menggunakan rekening bank milik lebih dari 40 entitas komersial untuk menyimpan dana dan mentransfernya ke luar negeri. Hakim yang ditahan dalam kasus ini pun dituduh menerima suap untuk memutuskan sengketa komersial. Komisi juga menangkap seorang notaris dan seorang dosen di sebuah universitas.

Penangkapan ini dilakukan dalam kerangka 8 kasus yang diprakarsai oleh Komisi Integritas.

Maret lalu, sedikitnya 241 orang, termasuk pegawai sejumlah kementerian, ditangkap karena diduga terlibat korupsi. Sementara itu, pada Januari lalu, 32 orang juga ditangkap menyusul penyelidikan atas transfer ilegal senilai USD 3,1 miliar (Rp44 triliun) ke luar negeri. []