News

KPK Akan Dalami Keterlibatan Pemilik Bank Panin dalam Suap Pajak

Mu'min Ali Gunawan disebut memerintahkan Veronika Lindawati untuk menegosiasikan penurunan pajak Bank Panin dari Rp 900 miliar menjadi hanya Rp 300 miliar


KPK Akan Dalami Keterlibatan Pemilik Bank Panin dalam Suap Pajak
Deputi Penyidikan KPK Karyoto (DOK: KPK)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mendalami dugaan peran pemilik PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin) Mu'min Ali Gunawan dalam kasus suap pajak perseroan tahun 2016. 

"Tentunya kalau ada fakta-fakta baru itu, Jaksa juga akan membuat laporan kepada kita untuk didiskusikan kembali terhadap hal-hal yang sudah dikembangkan atau bagaimana," kata Deputi Penindakan KPK, Irjen Karyoto, di Gedung KPK, Rabu (23/9/2021).

Nama Mu'min muncul dakwaan jaksa KPK yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu kemarin. Dalam dakwaan, Mu'min Ali Gunawan memerintahkan Veronika Lindawati untuk menegosiasikan penurunan kewajiban pajak Bank Panin.

baca juga:

"Pada prinsipnya, ketika sebuah perkara sudah bergulir di persidangan, nanti kita akan lihat apa ada fakta-fakta baru atau tidak,” kata Karyoto.

Sementara itu, kuasa hukum dari PT Bank Panin, Samsul Huda mengklaim kliennya adalah entitas bisnis perbankan yang sangat taat terhadap aturan, ketat dan transparan dalam mengelola dana publik karena diawasi oleh regulator antara lain Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kemenkeu, auditor independen dan oleh publik selaku nasabah maupun pemegang saham.

Dia menyebut, Veronika Lindawati selaku kuasa wajib pajak tidak pernah menegosiaasikan penurunan kewajiban pajak namun mempertanyakan validitas temuan ke Tim Pemeriksa DJP.

Dalam perkara ini, dua mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramadan didakwa menerima suap sebesar Rp15 miliar dan 4 juta dolar Singapura. Jika dirupiahkan, total penerimaan suap kedua mantan pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu itu menerima uang senilai Rp 57 miliar.

Uang suap diberikan oleh pihak dari PT Bank Pan Indonesia Tbk senilai Rp 5 miliar, dari nilai komitmen fee sebesar Rp 25 miliar. Suap ini diberikan untuk mengurangi nilai wajib pajak Bank Panin sebesar Rp 926.263.445.392.

"Bahwa untuk menegosiasikan penurunan kewajiban pajak Bank Panin, pihak Bank Panin menugaskan Veronika Lindawati sebagai orang kepercayaan dari Mu’min Ali Gunawan selaku pemilik PT Bank Pan Indonesia, Tbk," kata Jaksa Wawan Yunarwanto saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Veronika yang merupakan pihak Bank Panin diutus agar mengurangi nilai wajib pajak Bank Panin sebesar Rp 926.263.445.392. Veronika pada 24 Juli 2018 bertempat di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavlin 40-42 Jakarta Selatan, datang menemui Tim Pemeriksa Pajak.

Dalam pertemuan tersebut, Veronika Lindawati meminta agar kewajiban pajak Bank Panin di angka sekitar Rp 300 miliar serta menyampaikan bahwa Bank Panin akan memberikan komitmen fee sebesar Rp 25 miliar.[]