News

KPK Ajak Masyarakat Ikut Lelang Barang Non-eksekusi

Lembaga antirasuah bakal melelang setidaknya 14 unit mobil dan lima unit sepeda motor.


KPK Ajak Masyarakat Ikut Lelang Barang Non-eksekusi
Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat berpartisipasi dalam lelang non-eksekusi Wajib Barang Milik Negara.

Lembaga antirasuah bakal melelang setidaknya 14 unit mobil dan lima unit sepeda motor.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri menjelaskan lelang non-eksekusi wajib merupakan penjualan barang merujuk pada perundang-undangannya. 

baca juga:

"Terdapat 18 lelang yang masuk ke dalam ketagori lelang-non eksekusi salah satunya adalah penghapusan Barang Milik Negara (BMN)," jelas Ali dalam keterangannya, Sabtu (2/7/2022).

Ali mengatakan lelang akan dilakukan secara daring terlebih dahulu secara tertutup atas barang bergerak dalam kondisi apa adanya. 

"Pelaksanaanya, akan dilaksanakan pada Senin (4/7) dan batas akhir penawaran dilakukan pada Rabu (6/7), pukul 10:45 WIB (waktu server)," ujarnya.

Ali juga menyampaikan, sebelum mengikuti adanya kegiatan lelang, KPK akan melakukan open house agar para calon peserta lelang dapat melihat objek lelang yang akan dipilih. 

Open house lembaga antiarasuah, tutur Ali, akan dilaksanakan pada Senin (4/6), mulai pukul 14:00-17:00 WIB di Gedung KPK RI (ACLC) Kav-C1, Kuningan, Jakarta Selatan. 

"Jika sudah mendapatkan barang incaran, calon peserta harus memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id," ungkap Ali.

Kemudian setelah calon peserta lelang telah memiliki akun yang terverifikasi, mereka harus segera menyetorkan nominal jaminan ke rekening virtual account sesuai dengan jumlah yang ditentukan.

"Jaminan harus sudah efektif diterima oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) selambat-lambatnya satu hari sebelum pelaksanaan lelang," katanya.

Ali juga menyampaikan segala biaya yang ada karena mekanisme perbankan, akan ditanggung oleh peserta lelang itu sendiri nantinya.

Masyarakat juga dapat langsung mengakses kegiatan pelaksanaan lelang melalui laman www.lelang.go.id sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan para pemenang juga nantinya akan diumumkan setelah batas akhir penawaran telah dilakukan.

"Seluruh hasil lelang selanjutnya akan disetorkan menjadi pemasukan kas negara," tukas Ali.[]