Rahmah

Kotoran Hitam dalam Kuku, Apakah Mencegah Sahnya Wudhu?

Kotoran di bawah kuku apa bisa membatalkan wudhu?


Kotoran Hitam dalam Kuku, Apakah Mencegah Sahnya Wudhu?
Ilustrasi orang berwudhu (Pixabay/mucahityildiz)

AKURAT.CO, Orang yang hendak melaksanakan salat ia harus melakukan wudhu, yang salah satu rukunnya ialah membasuh kedua tangan sampai merata. Diaamping juga harus membasuh bagian-bagian yang harus dibasuh dan mengusap bagian yang perlu diusap.

Perihal wudhu, di dalam Al-Qur'an QS. Al-Maidah ayat 6, Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajah dan tanganmu sampai siku. Sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki."

Ketentuan wudhu juga diperkuat dengan hadits Rasulullah SAW. Ulama mendapatkan keterangan wudhu Rasulullah SAW dari praktik wudhu yang dicontohkan oleh sahabat Abu Hurairah RA sebagaimana riwayat Imam Muslim berikut ini:

ثُمَّ قَالَ هَكَذَا رَأَيْت رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأ

Artinya: “(Setelah menyelasaikan praktik wudhu) Abu Hurairah RA berkata, ‘Demikianlah aku melihat Rasulullah SAW berwudhu.” (HR Muslim).

Para ulama memberi penjelasan agar ketika seseorang berwudhu untuk membersihkan sedapat mungkin kotoran yang ada di tangan secara menyeluruh dan di manapun keberadaannya. KH Afifuddin Muhajir dalam Fath Al Mijib Al Qarib menyebut demikian:

(و) الثالث (غسل اليدين إلى المرفقين) ويجب إزالة ما على اليدين من الحائل كالوسخ المتراكم من خارج إلا إذا تعذر فصله ويعفى عن قليل وسخ تحت الأظافير

Artinya: “Ketiga (membasuh dua tangan sampai dua siku). (Kita) wajib menghilangkan segala penghalang yang ada di atas permukaan kedua tangan seperti kotoran yang menumpuk dari luar kecuali jika uzur untuk memisahkannya. Sedikit kotoran di bawah kuku dima’fu."

Melalui penjelasan di atas bahwa, kotoran yang ada di bawah kuku tidak membatalkan kesahan wudhu. Sebab kotoran tersebut dapat dimaafkan (dima'fu). Wallahu A'lam.[]

Sumber: NU Online

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu