News

Koruptor Penanggulangan Bencana di Pasaman Masih Dalam Perburuan Kejari

Kejari masih melakukan pencarian terhadap tersangka kasus korpusi penanggulangan bencana


Koruptor Penanggulangan Bencana di Pasaman Masih Dalam Perburuan Kejari
Ilustrasi Korupsi (Indianexpres)

AKURAT.CO, Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terus melakukan pencarian S alias B terkait perkara tindak pindana korupsi kegiatan penanggulangan bencana daerah tahun 2016 yang bersumber dana siap pakai (DSP) BNPB tahun 2016.

"Total kerugian tindak pindana korupsi itu mencapai lebih kurang Rp700 juta," kata Kepala Seksi Tindak Pindana Khusus, Kejaksaan Negeri Pasaman, Erik Eriyadi di Lubuk Sikaping, Rabu (14/04/2021).

Pencarian salah seorang DPO tersebut atas berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Nomor : Print-636/L.3.18/fd.1/09/2019 tanggal 2 September 2019.

Ia mengungkapkan keluarnya surat perintah penyidikan atas pengembangan perkara tindak pindana korupsi kegiatan penanggulangan bencana daerah tahun 2016.

Tim dalam pencarian S yakni dari pihak Kejaksaan Negeri Pasaman bekerja sama dengan Polres Pasaman.

Ia mengatakan DPO S (47) alamat di Kampung Lamglumpang Jalan Salihin Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Provinsi Aceh.

Pernah bekerja sebagai Kepala Cabang Muda PT. Muda Mandiri Sejahtera, Cabang Lubuk Sikaping atau sebagai kontraktor.

Ia menjelaskan S juga pernah dipanggil akan tetapi tidak memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Pasaman.

Rabu (14/04/2021) pukul 11.15 WIB, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Pasaman Alamsyah Budin didampingi Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Aceh Bahrin (Kasi C intel) dan kawan-kawan, Pidsus Kejati Aceh Dahrian melaksanakan penyitaan terhadap aset tersangka S berupa tanah dan bangunan yang berada di Kampung Lamglumpang Jalan Salihin Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh Provinsi Aceh.

Sumber: ANTARA

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu