News

Korupsi LPDB-KUMKM, KPK Dalami Penarikan Uang dari Rekening Kopanti Jabar

KPK menduga terdapat penyelewengan dana yang dilakukan pihak tertentu terkait dengan perkara tersebut


Korupsi LPDB-KUMKM, KPK Dalami Penarikan Uang dari Rekening Kopanti Jabar
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengumpulkan bukti terkait kasus korupsi di Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). 

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri menyampaikan tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi kemarin, Senin (4/7/2022).

Hasil pemeriksaan KPK menduga ada penyelewengan dana yang dilakukan pihak tertentu.

baca juga:

"Seluruh saksi hadir dan dikonfirmasi soal dugaan adanya penarikan uang pada rekening Kopanti (Koperasi Pedagang Kaki Lima Panca Bhakti) Jabar untuk kepentingan pihak tertentu dalam perkara ini," ucap Ali dalam keterangannya, Selasa (5/7/2022).

Ali membeberkan sejumlah saksi tersebut yang didalami pengetahuannya terkait perkara ini yaitu Sekretaris II Kopanti Jabar Deden Wahyudin; Karyawan Kopanti Jabar Arika Puspitasari, dan Asep Riva Perdiana; dan Eks Pengawas Kopanti Jabar Dodi Kurniadi.

Kemudian, lanjut Ali, Eks Karyawan Kopanti Jabar Jajang Saepudin, dan Nurkholidin; Wiraswasta Dewi Astuti, Wan Akbar Annas, Devi Guswini; Swasta Dedi Kurniadi, dan Nandang Zamaludin.

"Pemeriksaan dilakukan di Kanwil Dirjen Perbendaharaan  Provinsi Jawa Barat, Jl. Diponegoro No. 59 Bandung, Jawa Barat, " tutur Ali.

Selain mendalami adanya penarikan uang pada rekening Kopanti Jabar, Ali mengatakan tim penyidik juga melakukan pendalaman terhadap saksi dalam rangka penghitungan jumlah kerugian negara terkait perkara tersebut. 

"Para saksi juga diperiksa dalam rangka pendalaman penghitungan jumlah nyata kerugian negaranya," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, saat ini lembaga anti rasuah tengah membuka penyidikan baru dan mengusut kasus dugaan korupsi terkait penyaluran dana bergulir fiktif LPDB-KUMKM di wilayah Jawa Barat dengan menggali informasi lewat keterangan sejumlah saksi agar bisa melengkapi berkas perkara terkait kasus yang dimaksud.

KPK sendiri telah mengantongi identitas tersangka terkait dengan perkara korupsi penyaluran dana bergulir fiktif LPDB-KUMKM tahun 2012-2013. 

Namun, berdasarkan kebijakan KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, lembaga anti rasuah baru akan membeberkan identitas tersangka usai adanya dilakukan beberapa upaya paksa seperti penangkapan ataupun penahanan.[]