News

Korupsi Asabri, Dirut PT FAC Sekuritas Kembali Diperiksa Kejagung

Korupsi Asabri, Dirut PT FAC Sekuritas Kembali Diperiksa Kejagung


Korupsi Asabri, Dirut PT FAC Sekuritas Kembali Diperiksa Kejagung
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung gencar mendalami kasus korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

10 saksi diperiksa penyidik, salah satunya Direktur Utama PT First Asia Capital Sekuritas AT (Alfo Jusuf Tjahaya) yang beberapa kali diperiksa.

Selain itu, penyidik Kejagung juga memeriksa sembikan saksi lain. Mereka adalah S selaku Nominee Tersangka JS, HS selaku Nominee Tersangka JS, GP selaku Kadiv Investasi PT. ASABRI (Persero) periode Juni 2017 s/d Juli 2018, RL selaku Nominee Tersangka BTS, RS selaku Direktur PT Mega Capital Investama.

Lalu FH selaku Direktur PT. Anugrah Cahaya Sentosa, CCW selaku Nominee Tersangka JS, IK selaku Plt. Kadiv Investasi PT. ASABRI (Persero) periode Februari 2017 s/d Mei 2017, IS selaku Kabid Ekuitas PT. ASABRI (Persero) periode Oktober 2017 s/d sekarang.

"Pemeriksaan masih seputar mengumpulkan fakta-fakta hukum terjadinya pidana," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Selasa (30/3/2021).

Sebelumnya penyidik memeriksa MSD selaku Corporate Secretary PT Tricore Kapital Sarana Dana Lingkar Kapital, R selaku General Manager Finance PT Hanson International, AOS selaku Chief Customer Service Apartement Season City dan EK selaku GM Green Bay Pluit.

Lalu DB selaku Direktur PT Eureka Prima Jakarta, HPR selaku Komisaris PT Wimofa Internasional Investment, AT selaku Direktur PT FAC Sekuritas Indonesia, LAC selaku Owner PT Millenium Capital Management dan LMP selaku Legal Management Distric 8 SCBD.

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan Sembilan tersangka. Mereka adalah, mantan Direktur Utama PT Asabri, Mayor Jenderal (Pur) Adam R. Damiri, Letnan Jenderal (Purn) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro, mantan Kepala Divisi Investasi Asabri (2012 – 2017).

Kemudian, Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan, Lukman Purnomosidi, mantan Kepala Divisi Keuangan dan Investasi (2012 – 2015), Bachtiar Effendi, mantan Direktur Investasi dan Keuangan (2013-2019), Hari Setiono serta Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo.


Penyidik juga telah melakukan penyitaan aset milik tersangka. Mulai dari mobil mewah, bus, kapal tanker hingga ratusan bidang tanah. Saat ini taksiran kerugian negaranya Rp23 triliun. []

Bayu Primanda

https://akurat.co