News

Korea Utara Luncurkan 2 Rudal dari Bandara Pyongyang, Uji Coba Keempat dalam Bulan Ini

Uji coba ini tampaknya melibatkan 2 rudal balistik jarak pendek yang ditembakkan ke timur dari Lapangan Terbang Sunan di Pyongyang.


Korea Utara Luncurkan 2 Rudal dari Bandara Pyongyang, Uji Coba Keempat dalam Bulan Ini
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dari gerbong kereta pada Jumat (14/1). (Foto: REUTERS) ()

AKURAT.CO Korea Utara menembakkan senjata yang diduga 2 rudal balistik jarak pendek dari sebuah bandara di Pyongyang pada Senin (17/1), menurut laporan militer Korea Selatan. Uji coba tersebut merupakan yang keempat dalam bulan ini.

Dilansir dari Reuters, peluncurkan itu juga dilaporkan oleh pemerintah Jepang. Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno pun menyebutnya sebagai ancaman perdamaian dan keamanan kawasan.

Uji coba ini tampaknya melibatkan 2 rudal balistik jarak pendek (SRBM) yang ditembakkan ke timur dari Lapangan Terbang Sunan di Pyongyang, menurut pernyataan Kepala Staf Gabungan Korea Selatan. Bandara itu pernah digunakan untuk uji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) Hwasong-12 pada tahun 2017.

baca juga:

Dalam waktu kurang dari 2 pekan, negeri Kim Jong-un telah melakukan 3 uji coba rudal lainnya. Frekuensi peluncuran itu dianggap tak lazim. Dua di antaranya melibatkan rudal hipersonik tunggal yang punya kecepatan tinggi dan bermanuver usai diluncurkan. Sementara itu, satunya lagi yang diluncurkan pada Jumat (14/1) melibatkan sepasang SRBM yang ditembakkan dari gerbong kereta.

Deretan uji coba ini sontak menuai kecaman dan seruan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk berdialog. Negeri Paman Sam pun telah menjatuhkan sanksi baru atas peluncuran rudal Korea Utara.

Di sisi lain, Korea Utara membela uji coba rudal sebagai hak kedaulatannya untuk membela diri. Negara itu juga menuduh AS sengaja mempertegang situasi dengan sanksi baru.

"Saat Washington berkoar mengedepankan diplomasi dan dialog, tindakannya menunjukkan kalau pihaknya masih asyik dengan kebijakannya untuk mengisolasi dan mencekik Korea Utara," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Korea Utara menjelang uji coba rudal pada Jumat (14/1).[]