News

Korban Sampai Meninggal, Ini 5 Kasus Kekerasan Seksual Sadis di Indonesia

Ada sejumlah kasus kekerasan seksual yang menggemparkan sebagian besar penduduk Tanah Air. Di antaranya dilakukan oleh orang terdekat dari korban


Korban Sampai Meninggal, Ini 5 Kasus Kekerasan Seksual Sadis di Indonesia
Ilustrasi korban pemerkosaan (Luqman Hakim Naba)

AKURAT.CO Dalam beberapa hari terakhir, kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap tiga anaknya di Luwu Timur menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Selain kasus dugaan pelecehan yang terjadi pada tahun 2019 tersebut, ada sejumlah kasus pemerkosaan yang menggemparkan sebagian besar penduduk Tanah Air. Bahkan, beberapa di antaranya dilakukan oleh orang terdekat dari korban. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan deretan pemerkosaan sadis yang pernah terjadi di Indonesia. Sebagai peringatan, daftar kasus di bawah ini mungkin bisa memberikan perasaan tidak nyaman.

1. Ayah kepada tiga anak kandungnya di Luwu Timur

Salah satu kasus tuduhan kekerasan seksual yang menggemparkan Tanah Air adalah kasus dugaan pencabulan ayah kepada tiga anak kandungnya. Pencabulan sadis ini terjadi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Perbuatan keji yang terjadi pada tahun 2019 tersebut menjadi semakin viral setelah ditemukan fakta bahwa pihak kepolisian memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kasus tersebut, setelah dinyatakan tidak ditemukannya bukti lebih lanjut. 

2. Guru ngaji cabuli muridnya di Deli Serdang

Pada Agustus 2021, guru ngaji berinisial AS ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan yang dilakukannya kepada seorang siswi. Guru ngaji yang juga berprofesi sebagai guru olahraga di SMP PAB 6 Dusun Sadar Barat, Deli Serdang, Sumatra Utara tersebut mengaku telah melakukan pencabulan sebanyak empat kali kepada seorang siswanya. Karena perlakuannya tersebut, pelaku terancam 15 tahun penjara. 

3. Ayah perkosa anak selama enam tahun di Malang

Pada tahun 2020 lalu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota menangkap seorang sopir angkutan umum atas perilaku bejatnya memerkosa anak sendiri. Bahkan, berdasarkan hasil penyelidikan, ayah kandung berinsial E ini telah memerkosa anak kandungnya sejak tahun 2014 silam. Saat pemerkosaan tersebut terjadi sang anak masih berusia 13 tahun sedangkan sang ayah telah bercerai dengan istrinya dan hidup dengan ketiga anaknya. 

4. Pemerkosaan massal hingga korban tewas di Tangerang Selatan

Seorang warga Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang Selatan, telah mengalami pemerkosaan oleh 8 orang pria hingga meninggal dunia. Para pelaku bejat tersebut melakukan aksi pemerkosaan secara giliran dan dilakukan sebanyak dua kali. Sedangkan penyebab meninggalnya sang korban baru diketahui setelah pihak kepolisian melakukan autopsi dan menemukan adanya luka yang menyebabkan infeksi hebat kepada korban. 

5. Wanita 19 tahun diperkosa 19 orang di Manado

Seorang wanita berusia 19 tahun di Manado, Sulawesi Utara, dilaporkan telah diperosa oleh 19 orang. Dua di antara 19 pelaku pemerkosaan yang diduga telah terjadi sebanyak dua kali tersebut diketahui adalah anggota Kepolisian Daerah Gorontalo. Aksi bejat yang telah dilakukan pada tahun 2016 tersebut bahkan membuat sang korban mengalami trauma berat hingga mengalami hilang ingatan. 

Beberapa korban pemerkosaan tersebut juga ada yang ditemukan meninggal dunia dengan keadaan tanpa busana.[]