News

Korban Pembunuh Berantai AS John Wayne Gacy Berhasil Diidentifikasi Usai 45 tahun Kematiannya

Dijuluki 'Badut Pembunuh', John Wayne menutupi kejahatannya dengan membangun persona sebagai 'Pogo Si Badut' yang rutin tampil di acara amal.


Korban Pembunuh Berantai AS John Wayne Gacy Berhasil Diidentifikasi Usai 45 tahun Kematiannya
Francis Wayne Alexander kemungkinan berusia 21 atau 22 tahun ketika dia dibunuh oleh pembunuh serial terkenal AS, John Wayne Gacy (KANTOR SHERIFF COOK via BBC)

AKURAT.CO Seorang pria dari North Carolina yang menghilang tahun 1970-an telah diidentifikasi sebagai salah satu dari puluhan korban yang dibunuh oleh pembunuh berantai paling terkenal di Amerika Serikat (AS), John Wayne Gacy.

Diwartakan BBC hingga News Australia, pria itu berhasil diidentifikasi setelah 45 tahun pembunuhannya. Ia adalah Francis Wayne Alexander, yang jasadnya berada di antara mayat-mayat lain yang ditemukan di ruang merangkak di rumah Gacy di Chicago tahun 1978.

Pada tahun 2011, Sheriff Cook County Tom Dart memerintahkan delapan mayat korban tak dikenal untuk digali dalam upaya identifikasi melalui tes DNA.

Alexander adalah korban Gacy ketiga yang diidentifikasi dalam satu dekade terakhir. Dia baru saja pindah ke Chicago dan kemungkinan berusia 21 atau 22 tahun ketika Gacy membunuhnya antara tahun 1976 dan 1977.

Dijuluki 'Badut Pembunuh', Gacy menutupi kejahatannya dengan membangun persona sebagai 'Pogo Si Badut' yang rutin tampil di rumah sakit anak-anak serta acara amal. Gacy didakwa telah melakukan aksi pembunuhan dan pelecehan seksual terhadap sedikitnya 33 pemuda dan anak laki-laki. Aksi itu dilakukannya antara tahun 1972 hingga 1978, di mana Gacy sering memikat para korbannya ke rumah untuk berhubungan seks dengan berpura-pura menjadi petugas polisi atau menjanjikan mereka pekerjaan konstruksi.

Gacy ditangkap pada tahun 1978 dan dieksekusi dengan suntikan mati pada tahun 1994.

Korban Pemerkosa dan Pembunuh Berantai John Wayne Berhasil Diindetifikasi Setelah 45 tahun Pembunuhannya - Foto 1
John Wayne Gacy, yang dikenal sebagai Badut Pembunuh, didakwa melakukan aksi pembunuhan dengan korban mencapai sedikitnya 33 pemuda dan anak laki-laki (News Australia)

Dalam membuka kembali penyelidikan, Sheriff Dart mengumpulkan data dari anak-anak yang hilang antara tahun 1970 hingga penangkapan Gacy tahun 1978. Untuk penyelidikan ini, Dart bekerja sama dengan pihak keluarga untuk menyerahkan sampel air liur untuk membandingkan DNA dengan delapan korban yang dikubur tanpa diidentifikasi.

Beberapa bulan kemudian, William George Bundy, seorang pekerja konstruksi berusia 19 tahun, diidentifikasi sebagai korban Gacy. Pada tahun 2017, James Byron Haakenson, seorang remaja yang hilang dari Minnesota, disebut sebagai korban lain. Kemudian giliaran Alexander, di mana penyelidik berhasil mencocokkan sampel DNA dari ibu dan saudara tirinya.

Korban Pembunuh Berantai AS John Wayne Gacy Berhasil Diidentifikasi Usai 45 tahun Kematiannya - Foto 2 Gambar menunjukkan anak laki-laki dan pemuda yang tubuhnya diidentifikasi sebagai korban John Wayne Gacy (News Australia)

Adik Alexander, Carolyn Sanders, berterima kasih kepada kantor sheriff karena telah memberikan 'akhir' kepada keluarga tersebut.