Rahmah

Koordinator Masjid Istiqlal: Kebanyakan Masjid Masih Belum Didukung Imam yang Ideal

Ahmad Husni Ismail menyebut sebuah bangunan masjid yang serba lengkap, perlu  tersedianya imam masjid yang memenuhi syarat untuk menjadi imam yang ideal.


Koordinator Masjid Istiqlal: Kebanyakan Masjid Masih Belum Didukung Imam yang Ideal
Koordinator dan Imam Rawatib Masjid Istiqlal Jakarta Ahmad Husni Ismail (CariUstadz)

AKURAT.CO  Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits, "Siapa yang membangun masjid untuk Allah, dan niat karena Allah, maka Allah akan mendirikan rumah atau istana baginya di surga,".

Pesan Hadits ini terus menjadi perhatian utama bagi umat Islam yang mempunyai kemampuan untuk berlomba-lomba membangun masjid. Bahkan akhir-akhir ini, bukan hanya membangun masjid dalam arti fisiknya dalam bentuk standar agar dapat dipergunakan untuk melaksanakan salat, tetapi umat Islam yang memiliki harta yang cukup hendak membangun masjid dan memperindah bangunan masjid.

Koordinator dan Imam Rawatib Masjid Istiqlal Jakarta Ahmad Husni Ismail menyebut bahwa salah satu tanda akhir zaman atau mendekati hari kiamat adalah banyaknya bangunan masjid yang bagus dan indah dari segi arsitekturnya serta fasilitas yang tersedia bagi kenyamanan dalam beribadah. Sehingga bangunan masjid memiliki daya tarik yang luar biasa bagi umat Islam.

Oleh karena itu, menurut Ahmad Husni Ismail, sebuah bangunan masjid yang serba lengkap tersebut, perlu  tersedianya imam masjid yang memenuhi syarat untuk menjadi imam. Sebab, imam tersebut diharapkan akan menjadi figur ideal untuk kehadiran bangunan masjid.

"Masjid perlu dilengkapi dengan fasilitas yang tidak kalah pentingnya yaitu tersedianya imam masjid yang memenuhi syarat untuk menjadi imam," ujarnya dalam Dialog Virtual 'Kiat Menjadi Imam Masjid Ideal Part 2' yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, pada Senin, (29/11/2021).

Ahmad Husni Ismail juga menyebut, di Indonesia saat ini banyak bangunan masjid yang belum didukung sepenuhnya oleh hadirnya imam-imam yang memenuhi standar. 

Ia menambahkan, kewajiban menyiapkan imam itu sama halnya dengan kewajiban membangun masjid. Misalnya dengan negara yang membangun lembaga peradilan, maka perlengkapan peradilan yang paling inti adalah perangkat hakim yang didukung oleh jaksa dan pengacara.

"Disitulah kehadiran imam terhadap sebuah masjid, sama dengan keberadaan hakim di dalam lembaga peradilan," ucapnya.

"Karena tidak mungkin ada masjid yang tidak mempunyai imam, dan mestinya masjid tersebut mempunyai imam tetap dan imam ideal," tandasnya. []