News

Kontroversial Video Megawati Soal Minyak Goreng, Teddy: Salahnya di Mana?

Teddy menilai Megawati memberikan opsi untuk ibu-ibu dalam menyikapi kelangkaan minyak goreng.


Kontroversial Video Megawati Soal Minyak Goreng, Teddy: Salahnya di Mana?
Mantan Politikus PKPI Teddy Gusnaidi. (Twitter/@TeddyGusnaidi)

AKURAT.CO, Mantan Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi ikut komentari video Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri soal minyak goreng. 

Megawati sebelumnya menyinggung kaum hawa yang mengatre minyak goreng. Dia seolah mengungkapkan keheranannya melihat fenomena itu. 

"Bukan masalah mahalnya beli minyak goreng. Saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya? Sampai kalau sekarang kita lihat toh hebohnya urusan beli minyak goreng. Saya itu sampai ngelus dada,"  ucap Megawati belum lama ini. 

baca juga:

Megawati kemudian memberikan saran kepada ibu-ibu untuk mengolah makanan dengan cara lain seperti direbus.

"Apa tidak ada cara merebus atau mengukus atau seperti rujak? Itu menu Indonesia lho. Lah kok jelimet gitu," ungkap Megawati.

Menyikapi itu, Teddy mempertanyakan letak kesalahan pernyataan Megawati. Dia menilai Megawati justru memberikan alternatif untuk ibu-ibu dalam mengolah makanan. 

"Saya membaca pernyataan Bu Mega soal minyak Goreng yang lagi dihujat. Selesai membaca, saya malah bingung, di mana salahnya? Karena memang ada cara memasak lain selain menggoreng seperti merebus hingga mengukus makanan. Selain itu lebih bergizi karena tidak menggunakan minyak, " kata Teddy dalam akun Twitter pribadinya @TeddGuss, Minggu (20/3/2022). 

Selain itu, Teddy mempertanyakan sikap masyarakat yang mengeluhkan terjadinya kelangkaan minyak goreng. Menurutnya, persoalan ini cenderung dibuat sulit. Sebab tidak ada minyak goreng bukan berarti tidak ada makanan. 

"Ketika tidak ada minyak goreng, apakah keluarga Indonesia kelaparan karena tidak ada makanan? Tidak kan? Bukankah telur bisa direbus tidak harus digoreng? Kenapa hal yang begini mudah dijadikan sulit?, " tegas Teddy. 

Teddy menilai kontroversi video Megawati terkesan dibuat-buat. Dia menduga ada oknum yang menggerakkannya dengan tujuan mengaburkan makna yang disampaikan.

"Malah pernyataan Bu Mega digoreng kemana-mana untuk tujuan politis, seolah-olah beliau melecehkan menghina dan sebagainya, padahal sama sekali tidak ada. Yang saya heran itu, apa mereka gak membaca pernyataan Bu Mega? Kok bisa melenceng ke mana-mana?, " ungkap Teddy.