Olahraga

Kontrak tak Berlanjut di Malaysia, Paulus Firman Pindah ke Singapura

Kontrak tak Berlanjut di Malaysia, Paulus Firman Pindah ke Singapura
Pelatih asal Indonesia, Paulus Firman, sukses membawa pasangan ganda putra asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menembus sepuluh besar dunia. (NEW STRAIT TIMES)

AKURAT.CO, Ketiadaan nama pelatih asal Indonesia, Paulus Firman, di jajaran kepelatihan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) terjawab sudah. Dari Malaysia, Paulus ternyata hengkang ke seberang untuk bekerja di Pelatnas Bulutangkis Singapura.

Titik terang akhirnya muncul setelah beberapa waktu lalu, nasibnya tidak jelas usai tak memperpanjang kontrak di Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM).

“Butuh waktu bagi saya untuk mengumumkan karena saya harus memastikan segalanya siap terlebih dulu,” tuturnya kepada Timesport.

baca juga:

“Saya butuh waktu libur setelah Malaysia untuk membereskan urusan keluarga di rumah (Indonesia) dan sekarang saya akhirnya bisa mengkonfirmasi bahwa saya bergabung ke tim nasional Singapura.” 

Di Negeri Singa, Paulus Firman meneken kontrak selama dua tahun. Target utamanya adalah membawa pasangan ganda Singapura melaju ke Olimpiade Paris 2024.

“Saya resmi melatih minggu lalu dan akan dibantu Lim Pek Siah (mantan pelatih ganda putri BAM),” jelasnya lagi.

Paulus Firman pertama kali bergabung ke BAM sebagai pelatih ganda putra pada tahun 2013 lalu. Namun 10 bulan kemudian, ia hengkang untuk melatih di Filipina.

Ia lalu kembali ke Malaysia untuk kedua kalinya pada 2018 sebagai pelatih ganda putra. Namun secara mengejutkan, dua tahun kemudian ia pindah ke sektor ganda campuran.

Padahal, ia dinilai sukses mengasuh Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani.

Atas dasar hal itu, Paulus yang kurang suka dengan perubahan ini akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan BAM pada April lalu.

Pelatih Indonesia di Negara Tetangga

Di tim nasional bulutangkis Singapura, Paulus Firman mengakui bahwa ia akan bekerja sama dengan pebulutangkis yang jumlahnya sangat sedikit.

“Sejauh ini semuanya bagus. Tak seperti di Malaysia, jumlah pemain di sini sangat sedikit. Pek Siah dan saya akan memperhatikan seluruh pemain ganda.”

“Targetnya adalah membuat mereka dalam kondisi bagus dan siap untuk Olimpiade 2024,” tukasnya.

Mengutip New Straits Times, Paulus Firman bukan satu-satunya pelatih BAM yang kemudian ditarik oleh PBSI-nya Singapura.

Awal bulan ini, mantan pelatih tunggal putri Loh Wei Sheng juga ditarik menjadi asisten pelatih tunggal di Singapura. Ia nantinya akan bekerja sama dengan juara dunia Loh Kean Yew.

Malaysia memang sering mendatangkan pelatih-pelatih dari Indonesia. Saat ini masih ada dua pelatih Merah Putih yang berkarya di Negeri Jiran.

Rexy Mainaky menjadi Direktur Kepelatihan di sektor ganda, sementara Hendrawan juga masih menjadi pelatih tunggal putra.

Pada tahun 2020 silam, Malaysia bahkan memiliki empat pelatih Indonesia di saat bersamaan.

Mereka adalah Flandy Limpele di kursi pelatih ganda putra dan Hendrawan di sektor tunggal putra.

Lalu ada Indra Wijaya yang menangani sektor tunggal putri dan terakhir Paulus Firman di sektor ganda campuran.

PBSI-nya Malaysia Terganjal Anggaran Gaji?

Federasi Bulutangkis Malaysia (BAM) disinyalir masih terganjal anggaran gaji sehingga sampai saat ini belum meresmikan pengganti pelatih ganda campuran, Paulus Firman.

Sebagaimana diketahui, Paulus Firman resmi meninggalkan tugasnya di pelatnas BAM sebagai pelatih ganda campuran pada awal tahun 2022.

Namun sudah empat bulan lebih BAM belum juga menunjuk pelatih baru menggantikan peran pelatih asal Indonesia tersebut.

Padahal, BAM sendiri sebelumnya menargetkan akan menunjuk pelatih baru sebelum para pemain berangkat ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 (21-28 Agustus) mendatang.

Diyakini, mandeknya pencarian pengganti Paulus Firman ini disinyalir karena BAM tengah menghadapi masalah anggaran gaji pelatih.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com