Olahraga

Kontrak Baru, Hamilton Dikabarkan Rela Potong Gaji Rp120 Miliar

Lewis Hamilton bersedia turun gaji dari sekitar Rp802,7 miliar menjadi  sekitar Rp682,2 miliar per tahun untuk tetap bersama Mercedes sampai 2022.


Kontrak Baru, Hamilton Dikabarkan Rela Potong Gaji Rp120 Miliar
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, sedang mengejar rekor delapan gelar juara dunia F1 tahun ini.

AKURAT.CO, Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, dikabarkan sudah mulai melakukan pembicaraan mengenai kontrak barunya. Pembalap asal Inggris itu disebut bersedia memotong gaji pokoknya di Mercedes untuk bermain di Formula One (F1) semusim lagi pada 2022.

Hamilton sebenarnya sempat memberikan ketidakpastian sebelum meneken kontrak untuk Mercedes di musim 2021 setelah kontraknya selesai di akhir 2020. Kabar terbaru ini memberikan isyarat positif bagi penggemar F1 untuk tetap melihat Hamilton di lintasan sirkuit setidaknya sampai 2022.

Daily Mail menyebut bahwa Hamilton bersedia turun gaji dari 40 juta Poundsterling (sekitar Rp802,7 miliar) per tahun menjadi  34 juta Poundsterling (sekitar Rp682,2 miliar) per tahun. Pengemudi berusia 36 tahun tersebut mau melakukan hal tersebut sebagai penyesuaian dengan dampak pandemi virus corona (COVID-19).

Meski demikian, Hamilton mempertahankan motivasinya dengan meminta bonus lebih besar jika ia bisa menjadi juara dunia. Permintaan ini juga muncul ketika Hamilton melihat bahwa pembalap Red Bull, Max Verstappen, kini menjadi pemimpin klasemen sementara F1 2021.

Di tahun yang sedang berjalan, Hamilton sebenarnya sedang berada di jalur untuk meraih gelar juara dunia kedelapan. Jika berhasil, maka Hamilton bakal menjadi pembalap pertama yang bisa melakukannya sekaligus melewati rekor tujuh gelar dunia milik legenda Ferrari asal Jerman, Michael Schumacher.

Sejalan dengan itu, manajemen Mercedes juga sedang bekerja serius untuk mendapatkan kepastian dari Hamilton. Bos Mercedes, Too Wolff disebut menjadwalkan 15 Juni ini sebagai batas akhir untuk negosiasi kontrak Hamilton.

Soal keputusan yang akan diambil Hamilton, sang pembalap tampaknya belum memantapkan pikirannya. Ia sempat dianggap menunjukkan keinginan pensiun karena menunggu sampai detik-detik akhir sebelum menandatangani perpanjangan kontrak sampai 2021.

Namun, seiring dengan aktifitasnya sebagai orang terdepan yang menggunakan platform F1 untuk memperjuangkan kesetaraan rasial tahun lalu, Hamilton mempertimbangkan untuk bertahan lebih lama. Menurutnya, masih banyak yang bisa dilakukan melalui F1 selagi ia masih memiliki kemashyuran di olahraga tersebut.

Saat ini Hamilton bersiap untuk Grand Prix Prancis 2021 di Sirkuit Paul Ricard di Le Castellet, Prancis, 20 Juni mendatang. Sedianya Hamilton dan pembalap lainnya bertanding di Kanada akhir pekan ini namun dibatalkan karena pandemi.[]