Olahraga

Kontingen Pertama PON Tiba, tak Perlu Antre di Bandara

Kontingen PON Papua pertama yang tiba di Papua adalah DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Papua Barat, Banten, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kontingen Pertama PON Tiba, tak Perlu Antre di Bandara
Bandara Sentani, Papua, yang tutup guna mencegah penyebaran virus corona COVID-19 (AntaraNews)

AKURAT.CO, Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dari tujuh provinsi mendarat di Jayapura, Papua, Minggu (19/9) pagi WIB. Mereka adalah kontingen PON pertama yang tiba di pulau paling timur Indonesia tersebut.

Sebagaimana dipetik dari Antara, tujuh provinsi itu adalah DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Papua Barat, Banten, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka diterima oleh panitia di Bandar Udara Theys Hiyo Eluay, Sentani, yang sudah melakukan simulasi penyambutan sehari sebelumnya.

“Kemarin kita sudah melaksanakan simulasi penjemputan. Kemudian hari ini kita lakukan. Mereka hadir di Bandara Sentani Silas Papare dijemput oleh perwakilan dari panitia bidang acara,” kata Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah PON Papua, Suwarno.

“Kemudian mereka menuju ke kendaraan langsung dan menuju ke tempat penyambutan di halaman parkir Stadion Barnabas Youwe.”

Perlakuan khusus untuk kontingen PON sudah dimulai sejak di bandar udara. Misalnya para atlet dan ofisial tidak harus mengantre untuk melakukan validasi sertifikat vaksin virus corona (Covid-19) dan lebih mudah untuk urusan bagasi.

“Untuk barang-barang yang mereka bawa, ditangani oleh panitia, sehingga kedatangan dari bandara tidak berlama-lama di bandara, segera naik bisa dan berangkat menuju Stadion Barnabas Youwe,” kata Suwarno.

“Sesampai di Barnabas Youwe mereka disambut dengan kesenian-kesenian asli Papua sehingga mereka sudah merasa bahwa, ‘oh ya kami sudah sampai di Papua’, begitu juga dilanjutkan dengan aktivasi ID card masing-masing serta pengecekan e-Hac.”

Kemudahan tersebut dibenarkan oleh pelatih dari Sulawesi Tenggara, Juliwahyudin. Selain tidak perlu antre di bandar udara, kata Juliwahyudin, kontingen juga mendapat kawalan khusus dalam perjalanan ke penginapan.

“Kami disambut dengan ramah oleh masyarakat setempat dan diberi kemudahan perjalanannya. Dari bandara itu kami melalui jalur khusus karena ada pengawalan-pengawalan dari pihak kepolisian sehingga menempuh jalur itu sangat cepat sampai ke hotel,” kata Juliwahyudin.

PON Papua akan diselenggarakan pada 2-15 Oktober mendatang dengan harapan diikuti lebih dari 7.000 atlet. Adapun kirab obor akan dimulai pada 1 Oktober dari Sentani ke Kota Jayapura dan berakhir di Kabupaten Jayapura pada hari pembukaan.[]