News

Kontes Kecantikan Penyintas Holokaus Digelar di Israel, Pemenangnya Nenek Buyut 86 Tahun

Kontes ini bertujuan untuk menghormati sejumlah wanita Yahudi yang masa mudanya dicuri selama Perang Dunia II.


Kontes Kecantikan Penyintas Holokaus Digelar di Israel, Pemenangnya Nenek Buyut 86 Tahun
Salina Steinfeld dinobatkan sebagai 'Miss Holocaust Survivor' di Israel pada Selasa (16/11). (Reuters)

AKURAT.CO, Acara 'Miss Holocaust Survivor' (Putri Penyintas Holokaus) digelar di Israel pada Selasa (16/11). Berbeda dari ajang ratu sejagat lainnya, kontes kecantikan tahunan ini dirancang untuk menghormati wanita yang mengalami kebiadaban genosida Nazi. Seorang nenek buyut berusia 86 tahun pun dinobatkan sebagai pemenangnya pada tahun ini.

Dilansir dari Reuters, 10 kontestan yang berusia 79-90 tahun menyusuri catwalk di sebuah museum di Yerusalem. Rambut dan wajah mereka dirias sedemikian rupa. Mereka juga tak lupa mengenakan gaun terindah.

Menurut panitia, kontes ini menampilkan pesona sekaligus memberikan penghormatan kepada sejumlah wanita Yahudi yang masa mudanya dicuri selama Perang Dunia II, tetapi kemudian punya kesempatan membangun kehidupan baru di Israel.

Kontes Kecantikan Penyintas Holokaus Digelar di Israel, Pemenangnya Nenek Buyut 86 Tahun - Foto 1
REUTERS

"Setelah apa yang saya alami saat Holokaus, saya tak pernah membayangkan bisa berada di tempat saya sekarang ini, punya keluarga besar: 2 anak, 4 cucu, dan 2 cicit. Namun, di sinilah saya, di usia yang luar biasa ini, 87 tahun. Inilah mukjizat yang tak terkira," tutur Kuka Palmon, kontestan yang selamat dari serangan di negara asalnya, Rumania.

Salina Steinfeld yang juga lahir di Rumania pun dinobatkan sebagai pemenangnya. Ia selamat dari serangan Nazi lalu pindah ke Israel pada 1948. Selain itu, ada kontestan lainnya yang lahir di Yugoslavia dan selamat dari kamp konsentrasi Rab di Kroasia.

Kontes Kecantikan Penyintas Holokaus Digelar di Israel, Pemenangnya Nenek Buyut 86 Tahun - Foto 2
REUTERS

Di sisi lain, sejumlah komentator dan penyintas khawatir peristiwa itu akan mengurangi ingatan dibunuhnya 6 juta umat Yahudi oleh Nazi. Namun, pemikiran ini dibantah Dana Papo, cucu Rivka yang berkompetisi pada Selasa (16/11).

"Sudah semestinya semua orang melihat betapa cantiknya wanita-wanita yang telah mengalami kengerian seperti itu. Kami ingin menunjukkan kepada mereka betapa kami mencintai dan menghargai mereka. Berkat mereka, kami punya masa depan dan kami punya negara," ungkapnya. []