Entertainment

Konsumsi Tembakau Sintesis, Fico Fachriza Resmi Jadi Tersangka

Komedian Fico Fachriza resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika


Konsumsi Tembakau Sintesis, Fico Fachriza Resmi Jadi Tersangka
Fico Fachriza saat dihadirkan dalam rangka pengungkapan kasus narkobanya di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jum'at (14/1) (Akurat.co, Agussalim)

AKURAT.CO, Kepolisian Polda Metro Jaya mengungkap penangkapan komedian Fico Fachriza terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Fiko sendiri ditangkap oleh pihak kepolisian pada Kamis (13/1) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan Fico diamankan di wilayah Pancoran Mas Depok. Penangkapan terhadap sang komedian itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkotika.

"Pengungkapan ini berawal dari laporan yang kita terima terkait dugaan penggunaan narkotika tembakau sintetis terhadap yang bersangkutan, laporan yang masuk di dalam subdit 3 berdasarkan informasi masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jum'at (14/2).

baca juga:

Dari penangkapan itu polisi menemukan narkotika jenis tembakau sintetis dalam kotak rokok yang disembunyikan oleh Fico Fachriza. Kepada polisi, Fico mengaku dirinya mendapat barang tersebut dengan cara membeli di media sosial.

"Ketika dilakukan penggeledahan, tim menemukan satu bungkus rokok dan ditemukan di dalamya ada tembakau sintetis 1,45 gram," jelas Endra Zulpan

Lebih lanjut Endra Zulpan menjelaskan bahwa Fico Fachriza sudah mengkonsumsi narkoba tersebut sejak 2016 silam. Hal itu diakui Fico ketika kasusnya didalami oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Dari keterangan yang bersangkutan bahwa saudra FF (Fico Fachriza) ini sudah lama mengonsumsi narkotika jenis tembakau sintetis ini sejak tahun 2016," ungkap Endra Zulpan.

Atas perbuatannya yang melanggar hukum tersebut, kini Fico Fachriza telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dalam sangkaan awal, penyidik menetapkan Fiko telah melanggar pasal 112 ayat undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Penyidik sudah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dengan berbagai pertimbangkan karena ada barang bukti dan tes urine. Yang bersangkutan melanggar UU No 35 tentang narkotika, pasal yang disangkakan yaitu pasal 112 ayat 1," ucap Endra Zulpan lag.