Olahraga

KONI Papua Buka Opsi PON Papua Digelar Tanpa Penonton

PON XX Papua akan berlangsung dari 2 sampai dengna 13 Oktober 2021.


KONI Papua Buka Opsi PON Papua Digelar Tanpa Penonton
Logo dan maskot PON XX Papua 2021. HO/PB PON Papua. (AKURAT.CO/FOTO/ANTARA)

AKURAT.CO, Opsi menggelar Pesta Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 tanpa penonton kini mulai dipertimbangkan. Penyebaran pandemi corona di Indonesia yang sampai saat ini masih belum terkendali memungkinkan pilihan itu bisa ditempuh.

Pesta terbesar olahraga nasional itu seharusnya sudah berlangsung pada Oktober tahun lalu. Namun, pandemi corona di Indonesia yang belum terkendali memaksa penyelenggaraan ajang multi cabang ini ditunda sampai dengan Oktober tahun ini.

Meski sudah ditunda selama satu tahun, nasib PON XX ini tetap belum pasti. Hal ini karena angka penularan virus corona di tanah air sampai saat ini terus meningkat bahkan sudah menyentuh angka di atas satu juta kasus penularan.

baca juga:

“PON kali ini sedikit berbeda karena berada di tengah pandemi COVID-19. Saya tidak tahu apakah nanti penyelenggaraannya akan mengizinkan adanya penonton atau tidak,” Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya dikutip dari ANTARA.

Kenius mengakui bahwa kehadiran penonton di PON sangat penting guna memberikan semangat kepada atlet yang bertanding. Jika PON digelar tanpa penonton hal itu menurutnya akan berpengaruh pada penampilan mereka.

Meski demikian, ia meminta agar para atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan daerah tetap mematangkan persiapannya dengan maksimal.

“Kalau kemudian digelar tanpa penonton, maka atlet-atlet kita itu harus menyiapkan diri dengan baik untuk bisa menjadi juara,” ujar Kenius.

Opsi menggelar PON Papua tanpa penonton sebelumnya dilontarkan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Penyelenggaraan PON Papua tanpa penonton bisa menjadi pilihan alternatif seandainya situasi pandemi virus corona tak kunjung membaik.

Norman berharap program vaksinasi yang saat ini sudah dijalankan oleh pemerintah bisa membantu ajang ini. Terutama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah mengusulkan bahwa atlet berhak menjadi prioritas vaksinasi.

“Kita harus mempersiapkan skenario lainnya apabila dalam masanya nanti PON tidak bisa digelar dengan kehadiran penonton,” kata Marciano Norman.

Jika atlet menjadi prioritas vaksinasi makan PON Papua kemungkinan bisa berjalan sesuai dengan rencana tahun ini. Jika tidak ada kendala lagi, maka pesta olahraga empat tahun ini akan berlangsng dari 2 sampai dengan 13 Oktober 2021.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu