News

Konflik Demokrat Bakal Jadi Penentu Masa Depan Politik AHY dan Moeldoko

Konflik Demokrat Bakal Jadi Penentu Masa Depan Politik AHY dan Moeldoko


Konflik Demokrat Bakal Jadi Penentu Masa Depan Politik AHY dan Moeldoko
Pengamat Politik Dan Pemerhati Bangsa Tony Rosyid (Istimewa)

AKURAT.CO Konflik antara kubu pengusung Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat dengan kubu kepengurusan yang sah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut memasuki babak baru. Kubu Moeldoko dikabarkan bakal mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Tony Rosyid mengatakan, sengketa di PTUN akan menjadi pertarungan harga diri kedua belah pihak. Masa depan dan karier politik kedua belah pihak akan ditentukan oleh keputusan PTUN.

"Keputusan final di PTUN adalah bagian yang menyangkut tidak saja harga diri, tapi juga masa depan politik kedua belah pihak. Di PTUN, nasib Jend (Purn) Moeldoko dan Mayor (purn) AHY akan dipertaruhkan," kata Tony dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Dia berandai-andai, bila kubu KLB Moeldoko menang di PTUN, maka akan ada fenomena politik baru di negeri ini. Yakni terbukanya peluang bagi siapa saja untuk kudeta dan ambil alih partai lain. Terutama mereka yang sedang berkuasa.

"Ini akan menjadi awal bagi petaka demokrasi di Indonesia," ungkapnya.

Sebaliknya, bila kubu pengusung KLB kalah, memori kegagalan itu akan selalu dikenang sepanjang sejarah Indonesia.

Opini masyarakat akan terbentuk bahwa demokrasi harus dijaga. Proses demokratisasi itu juga harus berjalan wajar dan bebas dari upaya pengambilalihan secara paksa oleh pihak luar partai.

"Kalau kubu KLB kalah di PTUN, maka memori kegagalan ini akan dikenang oleh rakyat Indonesia di sepanjang sejarah. Bahwa demokrasi mesti dijaga proses dan mekanismenya secara wajar dari intervensi dan kudeta pihak luar," katanya. 

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu