News

Komnas HAM: Ferdy Sambo Akui Jadi Aktor Utama dalam Penembakan Brigadir J

Komnas HAM: Ferdy Sambo Akui Jadi Aktor Utama dalam Penembakan Brigadir J
Kadiv Propam Polri non-aktif, Irjen Pol Ferdy Sambo saat mendatangi Bareskrim Mabes Polri di Kawasan Kebayoran, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana polisi tembak polisi di rumah dinasnya yang menewaskan Brigadir J. AKURAT CO/Sopian (Sopian)

AKURAT.CO, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah selesai memeriksa eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo di Mako Brimob. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Ferdy mengakui dirinya sebagai aktor utama dalam tewasnya Brigadir J. 

"Ada beberapa hal yang tadi kami dapatkan, pertama adalah pengakuan saudara FS bahwa dia adalah aktor utama dari peristiwa ini," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Mako Brimob, Depok, Jumat (12/8/2022).

Selain itu, kata Taufan, FS juga mengakui sejak awal dia lah yang melakukan rekayasa, mengubah, atau mendisinformasi konstruksi kejadian penembakan di rumah dinasnya di kawasan Duren Tiga Jakarta Selatan. 

baca juga:

“Diakuinya itu adalah hasil rancangan dia (FS) sendiri dan mengaku bersalah dalam tindakannya yang merekayasa itu,” pungkas Taufan.

Atas hal tersebut, Sambo akhirnya menyampaikan permintaan maaf dan dia menjadi orang yang paling bertanggung jawab dalam peristiwa ini. 

"Dia pada akhirnya mengakui bahwa dia yang paling bertanggungjawab atas peristiwa ini," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. 

Selain Ferdy Sambo, tim khusus juga menetapkan tiga tersangka lainnya yaitu Kuwat Ma'ruf, Bharada Richard Elizer, dan Bripka Ricky Rizal. 

Keempat tersangka dikenakan Pasal 340 Sub 338 Jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun. []