News

Komite II DPD RI: Kelestarian Alam Bawah Laut Tanggung Jawab Semua Pihak

Kelestarian alam bawah laut harus menjadi tanggung jawab semua pihak


Komite II DPD RI: Kelestarian Alam Bawah Laut Tanggung Jawab Semua Pihak
Wakil Ketua DPD Mahyudin, beserta Anggota DPD RI Hasan Basri dan Andri Prayoga Putra Singkarru saat melepasliarkan tukik penyu di Bali, Kamis (15/10/2020)

AKURAT.CO, Anggota Komite II DPD RI, Andri Prayoga Putra Singkarru mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam bawah laut untuk meningkatkan pariwisata di Pulau Dewata, Bali. Hal ini diungkapkan Andri saat ikut melepasliarkan tukik penyu di Bali, Kamis (15/20/2020).

Menurut Senator asal Sulawesi Barat, pelestarian alam bawah laut menjadi tanggung jawab semua pihak. Aplagi saat ini pemerintah terus berupaya melakukan pemulihan sektor pariwisata.

Tentu hal ini harus menjadi momentum untuk bisa mendatangkan wisatawan, tentunya dengan keindahan yang dimiliki Pulau Bali.

baca juga:

"Mayoritas obyek wisata di Bali merupakan perairan, untuk itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan keindahan bawah laut terjaga," ujar anggota DPD yang terbilang muda ini.

Lebih lanjut Andri mengatakan, dengan keindahan bawah laut, tentu bisa menjadi pengalaman sendiri bagi wisatawan mancanegara, maupun lokal.

Kemudian jika wisatawan sudah terkesima dengan keindahan laut Indonesia, tentu mereka akan menceritakan pengalaman tersebut ke teman-temannya, sehingga dengan sendirinya para wisatawan bisa menjadi agen pariwisata di pulau nan eksotis ini.

"Kelestarian alam bawah laut tentu bukan hanya untuk kita, namun untuk anak cucu kita agar kelak bisa menikmati alam ini," tutur pria berumur 25 tahun ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Balai KSDA Bali bersama Asosiasi Karang Koral dan Ikan Hias Indonesia (AKKII) melaksanakan kegiatan pelepasliaran tukik dan penanaman bibit karang hias dalam rangka kunjungan Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, beserta Anggota DPD RI Hasan basri dan Andri Prayoga Putra Singkarru, Denpasar, Kamis (15/10/2020).

Pada acara tersebut 100 ekor tukik Penyu Lekang yang berhasil ditetaskan oleh Yayasan TCEC dan penanaman sekitar 150 bibit karang hias hasil transplantasi yang diperoleh dari para penangkar karang hias yang tergabung dalam AKKII dilepasliarkan.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first