News

Komisi X DPR Minta Evaluasi Kesiapan PTM Rutin Dilakukan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk terus melaksanakan evaluasi rutin terkait kesiapan PTM.


Komisi X DPR Minta Evaluasi Kesiapan PTM Rutin Dilakukan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (kiri). (Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk terus melaksanakan evaluasi rutin terkait kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang mulai dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia.

Hetifah mengatakan, kunci keberhasilan PTM bebas Covid-19 selain asesmen kesiapan dan implementasi prokes yang maksimal adalah evaluasi rutin.

"Saya dorong agar Pemda, Satgas Covid-19, sekolah, serta orang tua untuk terus membuka ruang dialog dan mengevaluasi implementasi PTM," kata Hetifah dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (28/9/2021).

"Dengan evaluasi rutin, dapat menghindarkan kita dari kelalaian yang menyebabkan timbulnya klaster Covid-19 di sekolah,” sambungnya.

Selain itu, Hetifah juga mengingatkan tentang perubahan perspektif bahwa klaster Covid-19 muncul karena PTM. Oleh karena itu, dia berpandangan, bukan PTM yang harus dibatalkan atau ditunda, melainkan asesmen kesiapan dan prokesnya yang ditingkatkan.

"Agar menjadi pemahaman kita semua bahwa Covid-19 bukan muncul karena PTM, melainkan karena kurang maksimalnya protokol kesehatan dan asesmen terkait kesiapan. Buktinya, tidak semua sekolah yang melaksanakan PTM menjadi klaster," ujarnya.

Disamping itu, Hetifah juga mengungkapkan keprihatinannya. Dia menilai, cukup disesalkan bahwa upaya untuk meminimalisir learning loss dengan mengadakan PTM ternyata belum maksimal.

"Saya berharap kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa sekolah tersebut menjadi pelajaran untuk kita semua,” pungkasnya.

Seiring dengan proses PTM yang mulai dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia, terdengar kabar yang kurang menyenangkan bagi dunia pendidikan. Pasalnya, ada terdapat laporan kasus Covid-19 yang terjadi di lingkungan sekolah.