News

Komisi VIII Upayakan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Setengah dari Kuota Sebelumnya

Yandri mengatakan kebijakan tersebut berasal dari Arab Saudi, bukan dari Pemerintah Indonesia.

Komisi VIII Upayakan Keberangkatan Calon Jemaah Haji Setengah dari Kuota Sebelumnya
Ketua Komisi VIII Yandri Susanto (AKURAT.CO/PETRUS C. VIANNEY)

AKURAT.CO, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengatakan, sebanyak 50.630 calon jemaah haji masuk daftar tunggu yang akan diberangkatkan tahun ini sejak memasuki pandemi Covid-19 pada awal 2020 kemarin. 

Yandri mengatakan kebijakan tersebut berasal dari Arab Saudi, bukan dari Pemerintah Indonesia yang tidak dapat diganggu gugat. 

"Sudah kita data bahwa ada sebanyak 50.630 orang calon jemaah haji daftar tunggu 2020 yang akan kita berangkatkan tahun 2022 itu berusia di atas 65 tahun atau sama dengan 65 tahun," kata Yandri di depan ruang Komisi VIII, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2022). 

baca juga:

"Ini bukan maunya Indonesia, bukan maunya pemerintah dan DPR, tapi kebijakan dari (Arab) Saudi yang tidak bisa dinegosiasi, " sambungnya. 

Yandri menyebut jumlah di atas masih akan terus diupayakan hingga 105-106 ribu jemaah haji yang merupakan setengah dari kuota sebelumnya, yakni 210 ribu. 

"Walaupun belum ada secara resmi, secara informal berdasarkan diskusi dan termasuk dua kali ke sana, insya Allah kita mendapatkan 50 persen dari kuota awal. Jadi kalau kuota awal itu tahun 2020 210 ribu. Kita sekitar 48-50 persen, jadi sekitar 104-106 ribu, itu kira-kira lebih kurang seperti itu, " ujar Yandri. 

Politikus PAN itu mengungkapkan bahwa Komisi VIII akan melakukan rapat kerja (raker) dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas untuk membahas hal ini sekaligus anggaran dalam biaya haji. 

"Secara resmi nanti malam, kami akan raker dengan pemerintah termasuk menyepakati berapa batas tanggal yang akan diproses dalam pemberangkatan jemaah haji karena itu penting untuk persiapan siapa saja yang berhak berangkat dan terhalang oleh peraturan," pungkas Yandri.[]