News

Komisi VIII DPR RI Tolak Refocusing Anggaran KPPPA

Refocusing dinilai akan mengakibatkan susutnya jumlah anggaran dan mengurangi keoptimalan implementasi program KPPPA


Komisi VIII DPR RI Tolak Refocusing Anggaran KPPPA
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka dalam Rapat Kerja (raker) dengan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/5/2021). (Youtube DPR RI)

AKURAT.CO, Komisi VIII DPR RI menolak refocusing anggaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) di tahun 2021.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja (raker) dengan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Pada kesimpulan rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menilai, refocusing akan mengakibatkan susutnya jumlah anggaran dan mengurangi keoptimalan implementasi program KPPPA.

“Kementerian PPPA harus dilihat sebagai kementerian yang strategis, karena dari segi masalah sosial banyak problem yang dihadapi dan harus ditangani lembaga ini,” tegas Diah.

Dia bahkan menyarankan kepada pemerintah agar ada tambahan anggaran guna memenuhi kebutuhan khusus bagi perempuan dan anak. Selain itu Diah mengatakan, rapat mengusulkan agar penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik KPPPA dapat tepat sasaran dan mempertimbangkan kebutuhan pemerintah daerah.

"Kementerian ini juga harus memaksimalkan programnya dengan publikasi yang baik ke masyarakat luas,” terangnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menyayangkan adanya upaya refocusing anggaran dari KPPPA itu, padahal permasalahan perempuan dan anak tak berkurang apalagi kala pandemi Covid-19 ini.

"Seperti masalah aktual perkawinan anak yang masih terjadi. Mengenai hal ini saya sampaikan Komisi VIII dapat menyuarakannya juga ke Kementerian Agama terhadap masalah ini," ujarnya.

Sementara itu, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjelaskan bahwa refocusing anggaran kementeriannya dilakukan sebagai tindak lanjut surat Kementerian Keuangan menyoal refocusing dan realokasi anggaran kementerian dan lembaga TA 2021.

"Anggaran kami yang semula Rp279,56 miliar di-recofusing menjadi Rp267,06 miliar," jelas I Gusti Ayu Bintang. Menurut Bintang, refocusing KPPPA dilakukan pada bidang non-operasional dan program kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak. 

"Refocusing tidak dilakukan pada program prioritas seperti program mendorong kewirausahaan perempuan dan penurunan kekerasan pada perempuan dan anak," tandasnya.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co