News

Komisi VIII DPR Minta Pembelajaran Tatap Muka di Madrasah Disiapkan dengan Matang

Salah satu yang menjadi acuannya yakni mengenai protokol kesehatan yang harus lebih diperketat.


Komisi VIII DPR Minta Pembelajaran Tatap Muka di Madrasah Disiapkan dengan Matang
Ilustrasi Guru Penggerak (Dok. KEMENDIKBUD)

AKURAT.CO, Selain di sekolah, persiapan belajar tatap muka di madrasah dan pesantren juga akan dilaksanakan. Maka dari itu, Komisi VIII DPR RI mendorong agar persiapan pelaksanaan belajar tatap muka di madrasah dan pesantren diselenggarakan lebih matang.

Salah satu yang menjadi acuannya yakni mengenai protokol kesehatan yang harus lebih diperketat. Hal ini disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto saat kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI membahas Persiapan Belajar Tatap Muka di Madrasah dan Pesantren di Kota Cilegon, Senin (12/04/2021)

"Pastikan belajar tatap muka di madrasah dan pesantren dilakukan lebih matang dan  dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat," kata Yandri dalam keterangan resmi Kementerian Agama yang dikutip AKURAT.CO pada Rabu (14/4/2021).

Menurut Yandri, sejauh ini hasil evaluasi pembelajaran secara daring dinilai belum efektif,  sehingga rencana belajar tatap muka nanti harus disambut dan dipersiapkan lebih baik lagi.

"Koordinasi intensif dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Satgas Covid-19 di Kota Cilegon dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cilegon Idris Zamroni mengatakan, belajar tatap muka di Madrasah dibagi dengan kapasitas 50 persen dari jumlah siswa. 

"Jumlah madrasah dengan jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah negeri dan swasta di Kota Cilegon berjumlah 143 madrasah," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilakukan saat ini tanpa harus menunggu bulan Juli 2021.

Sebab, surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 yang diumumkan pada Selasa (30/3/2021) telah berlaku.

"SKB ini sudah berlaku. Tidak perlu menunggu Juli 2021 untuk melakukan pembelajaran tatap muka terbatas," kata Nadiem.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co