Ekonomi

Komisi VIII Dorong Mahasiswa Pejuang Muda Beri Upaya Nyata Bagi Pengentasan Kemiskinan

Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI telah meluncurkan Program Pejuang Muda Kampus Merdeka yang upaya mendongkrak kesejahteraan masyarakat


Komisi VIII Dorong Mahasiswa Pejuang Muda Beri Upaya Nyata Bagi Pengentasan Kemiskinan
Anggota Komisi VIII DPR RI Arwan M. Aras (Twitter/@arwanarast)

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI (Kemensos RI) telah meluncurkan Program Pejuang Muda Kampus Merdeka yang merupakan bagian dari upaya mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Melihat hal tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Arwan M. Aras menilai Pejuang Muda Kemensos adalah laboratorium sosial bagi para mahasiswa mengabdikan ilmu dan pengetahuannya, dalam upaya memberi dampak sosial secara nyata dalam usaha pengentasan kemiskinan.

“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kolaborasi kreatif Mensos Risma bersama Menristekdikbud Nadiem atas digagasnya Program Kampus Merdeka Pejuang Muda. Mahasiswa pejuang muda kami harapkan mampu merancang dan mengeksekusi program sosial yang relevan untuk daerah tempat mengabdi seperti daerah pascabencana, daerah kantong kemiskinan, dan di wilayah Komunitas Adat Terpencil,” papar Arwan Aras dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (19/10/2021).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia- Perjuangan (PDIP) itu berharap dengan hadirnya Pejuang Muda bisa berperan membantu Kemensos memastikan bantuan sosial (bansos) yang disalurkan sudah tepat sasaran. Melalui program Pejuang Muda, Kemensos menggandeng 5.140 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk di Sulbar.

Mereka akan diterjunkan ke tengah masyarakat untuk mengetahui permasalahan sosial dari dekat dengan harapan dampaknya bisa terasa langsung di lapangan ketika mahasiswa mengerjakan proyek penanganan kemiskinan dan problem sosial.

“Lebih penting lagi, kami harapkan pejuang muda berperan membantu Kemensos untuk memastikan apakah bansos yang disalurkan tepat sasaran atau tidak," tegas Arwan Aras.

Diketahui, dalam Pejuang Muda terdapat empat pilihan program, yaitu bidang bantuan sosial, pemberdayaan, lingkungan, serta fasilitas lingkungan. Mahasiswa terpilih akan disebar dalam kelompok kecil untuk setiap kabupaten untuk menyerap berbagai permasalahan sosial di masyarakat melalui program yang real.

"Selamat kepada Pejuang Muda yang telah terpilih melalui seleksi. Semoga dapat melaksanakan tugas-tugas di daerah pengabdian dengan penuh semangat dan rasa tanggung-jawab,” pesan Arwan Aras.

Pelaksanaan program ini berjalan tiga bulan, dari Oktober sampai Desember mendatang. Sebelum diterjunkan, para peserta diberikan beragam pembekalan, termasuk oleh Mensos Tri Rismaharini.

Sebagai informasi, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin juga mengaku optimistis dan yakin bahwa kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi wilayah Indonesia dapat dituntaskan tahun 2024, karena telah memperoleh gambaran terkait intervensi apa yang akan segera dilakukan. Wapres yang menjabat Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), saat memimpin rapat koordinasi percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis menegaskan, pengentasan kemiskinan ekstrem telah menjadi program prioritas pemerintah pusat.[]

Sumber: DPR RI